Kegiatan penandatanganan tersebut turut dihadiri sejumlah pihak terkait, di antaranya Direktur Utama PT Sarana Bandar Nasional Sukendra, Vice President Usaha Barang Non Komersial PELNI Sauban Muksin, Kepala Cabang PELNI Surabaya Roni Abdullah, Line Manager PT Meratus Line J. Castella Nostra, serta Manager Keuangan PT Meratus Line Tutuk Tri Hediayati.
Baca Juga: Poin Telkomsel Berpeluang Jadi Mobil Lexus, Ini Cara Ikut Undi-Undi Hepi Edisi April 2026
Sebagai gambaran, trayek S4A dilayani oleh KM Kendhaga Nusantara 11 dengan rute Kupang – Rote – Sabu – Kupang. Sementara itu, trayek S4B dioperasikan oleh KM Kendhaga Nusantara 7 yang melayani rute Kupang – Larantuka – Lembata (Lewoleba) – Kalabahi – Kupang.
Data perusahaan pada tahun 2025 menunjukkan bahwa program Tol Laut berhasil menekan kesenjangan harga di wilayah 3TP (tertinggal, terdepan, terluar, dan perbatasan) hingga 20 sampai 40 persen.
Pengiriman muatan didominasi oleh barang kebutuhan pokok dan penting, sedangkan arus balik diisi komoditas unggulan daerah seperti arang, kopra, rumput laut, kopi, hingga ikan beku.
Baca Juga: 3 Destinasi Seru Rayakan Hari Kartini, Bisa Jadi Ide Liburan Singkat
Melalui kemitraan ini, PELNI semakin mempertegas perannya sebagai penggerak utama konektivitas maritim nasional.
Upaya ini sekaligus menjadi dukungan nyata terhadap program Tol Laut pemerintah guna menciptakan distribusi logistik yang lebih merata di seluruh wilayah Indonesia. ***
Artikel Terkait
Diskon 20% Muatan Kontainer PascaleBaran, PELNI Dorong Distribusi Barang Lebih Lancar
Ikuti Program Magang di Kantor Pusat PELNI, Simak Posisi serta Kualifikasi yang Dibutuhkan
Catat! Jadwal Kapal Pelni Jakarta–Makassar + Harga Terbaru dan Cara Pesan Tiket
Layani 652 Ribu Penumpang, PELNI Tutup Angkutan Lebaran 2026 Melampaui Proyeksi
Rute Kapal Pelni Jakarta–Makassar April 2026: Jadwal Terbaru, Promo Tiket, dan Panduan Pemesanan