“Sebagai perempuan yang masih baru, tentu ada tantangan dalam beradaptasi dengan ritme kerja dan lingkungan operasional. Namun di situlah saya merasa tertantang untuk terus berkembang,” ujarnya.
Ia mengaku bangga dapat berkontribusi langsung dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus membuktikan bahwa perempuan mampu mengambil peran strategis di sektor ini.
Baca Juga: Turnamen Tenis Piala PTPN IV 2026 Resmi Berakhir, Tuan Rumah Sabet Juara Beregu
Sementara itu, pengalaman panjang datang dari Runi Kusumaning Rusdi, yang telah berkiprah di industri migas sejak 2008.
Kini ia menjabat sebagai Superintendent Produksi di Lapangan South Processing Unit (SPU) Pertamina Hulu Mahakam (PHM).
Perjalanan kariernya membawanya dari posisi engineer, penugasan lapangan, hingga pengalaman internasional.
Baca Juga: Telkom Siapkan Pemimpin Masa Depan, 27 Talenta Terpilih Ikuti FLDP 2026
Bagi Runi, kontribusi dalam menjaga pasokan energi nasional adalah kebanggaan yang dirasakan oleh siapa pun, tanpa memandang gender.
Namun sebagai perempuan, ada makna lebih dalam ketika dipercaya untuk berperan di industri yang selama ini identik dengan maskulinitas.
“Saya merasa dihargai bukan karena saya perempuan, tetapi karena kemampuan dan kompetensi saya,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran perempuan dalam tim justru memperkuat kolaborasi, komunikasi, serta membuka ruang inovasi.
Ketiga sosok ini mencerminkan perubahan nyata dalam industri hulu migas.
Perempuan kini tidak hanya hadir sebagai pelengkap, tetapi sebagai talenta unggul yang terlibat aktif di berbagai lini, mulai dari operasional lapangan, aspek keselamatan, hingga kepemimpinan strategis.
Artikel Terkait
PHE OSES berdayakan Nelayan Pulau Kelapa Lewat Bantuan Alat Tangkap dan Edukasi Kelembagaan
Sinergi Sahabat Pesisir PHE OSES Dorong Kemandirian UMKM Perikanan di Lampung Timur
Kapal CB Jawara 2601 Resmi Beroperasi, Perkuat Keandalan Armada Lepas Pantai PHE OSES
Aksi Kemanusiaan Berkelanjutan, PHE OSES dan Pertamina EP Hadir untuk Korban Banjir Aceh Tamiang
Dukungan PHE OSES Tingkatkan Fasilitas Pendidikan di Sekolah Terpencil Belitung