"Sebagai anggota masyarakat yang baik, kami pun berkomitmen untuk memberikan dukungan dan bantuan kemanusiaan kepada warga masyarakat yang terdampak musibah bencana dan atau kondisi darurat," imbuhnya.
Baca Juga: Boko Sunset, Paket Senja Simpel tapi Berkesan di Ratu Boko
Sementara itu, Kepala Bidang Pemadam Kebakaran Satpol PP dan PMK Tarakan, Eko Supriyatnoko, menekankan pentingnya peran masyarakat sebagai bagian dari sistem penanggulangan kebakaran.
“Sebagai garda terdepan PMK, kami berharap masyarakat memahami bahaya kebakaran. Jika terjadi kebakaran, segera hubungi PMK dan lakukan penanganan mandiri kondisi darurat hingga bantuan datang,” terangnya.
Para lurah di wilayah tersebut turut memberikan apresiasi terhadap kegiatan ini.
Baca Juga: Pertamina SMEXPO Kartini Jadi Ajang UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas
Mereka menilai program ini mampu memperkuat sinergi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dalam membangun budaya tanggap darurat yang berkelanjutan di lingkungan warga Kota Tarakan.
Ke depan, kolaborasi yang telah terjalin ini diharapkan tidak hanya menjadi fondasi dalam mitigasi risiko kebakaran, tetapi juga memperkuat ketahanan komunitas dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
Hal ini sekaligus mendukung keberlanjutan operasi hulu migas yang aman, andal, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat sekitar.***
Artikel Terkait
Pertamina EP Tanjung Field dan Pemkab Tabalong Pererat Silaturahmi dengan Sahur Bersama di Momen Ramadan
Pertamina EP Zona 4 Bidik Produksi 30.305 BOPD pada 2026, Performa 2025 Jadi Modal Kuat
Dua Bulan Program Kelas Gratis, Pertamina EP Sangasanga Field Menggelar Graduation Day Kelas Bahasa Inggris
Jaga Pasokan Energi Nasional, Pertamina EP Zona 4 Tetap Beroperasi Penuh Saat Lebaran
Dongkrak Produksi Minyak, Pertamina EP Zona 4 Optimalkan 51 Sumur Eksisting Lewat Workover