Dalam sambutannya, Seno Aji menegaskan bahwa Proyek Manpatu memiliki kontribusi penting dalam menjaga lifting migas di Kalimantan Timur.
Baca Juga: PELNI Rayakan HUT ke-74 Lewat Aksi Sosial, Bantu Pendidikan hingga Kesejahteraan Anak Yatim
Ia juga mengapresiasi keterlibatan lebih dari 360 tenaga kerja terampil asal Kalimantan Timur yang bekerja dalam proyek ini.
“Di saat banyak pemutusan hubungan kerja yang dilakukan oleh beberapa perusahaan Kalimantan Timur, PHM memberikan kontribusi yang sangat berarti untuk penyerapan tenaga kerja terampil dari Kalimantan Timur melalui kontraktor PT Meindo Elang Indah yang mengerjakan Proyek Manpatu,” tutur Seno.
Sementara itu, Setyo Sapto Edi menyampaikan bahwa keberhasilan tahap fabrikasi topside merupakan hasil kolaborasi solid berbagai pihak.
Baca Juga: Boko Sunset, Paket Senja Simpel tapi Berkesan di Ratu Boko
“Penyelesaian tahap fabrikasi Topside ini merupakan wujud kerja keras dan hasil kolaborasi yang solid seluruh tim yang didukung oleh berbagai pemangku kepentingan,” ungkapnya.
Ia juga menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keberlanjutan investasi serta meningkatkan produksi migas di tengah tantangan lapangan yang semakin matang.
“Proyek Pengembangan Manpatu adalah bagian dari kontribusi nyata kita terhadap ketahanan energi nasional.
Baca Juga: Pertamina SMEXPO Kartini Jadi Ajang UMKM Perempuan Tembus Pasar Lebih Luas
"Di tengah tantangan lapangan-lapangan produksi yang semakin mature, kita dituntut untuk terus berinovasi, bergerak cepat, dan tetap menjaga keunggulan operasional,” tegasnya.
Proyek Pengembangan Manpatu sendiri merupakan proyek fast track yang berawal dari penemuan sumur eksplorasi Manpatu-1X pada 2022.
Tahapan Front End Engineering Design (FEED) berlangsung pada 2023 hingga 2024, sebelum memasuki fase konstruksi yang ditandai dengan seremoni First Cut of Steel pada 16 Mei 2025.
Baca Juga: PLN Perkuat Green Mining, Pasok Listrik untuk Operasional Tambang
Lingkup proyek mencakup fabrikasi dan instalasi satu anjungan baru berupa jacket beserta piles dengan total berat sekitar 1.380 ton, topside seberat 1.000 ton, serta modifikasi satu anjungan yang sudah ada.
Artikel Terkait
DPRD Kukar Tinjau Lapangan SPU, PHM Tegaskan Komitmen Operasi Hulu Migas Berkelanjutan
PHM Salurkan Bantuan Pendidikan Mahakam dan Pendampingan Sarjana Pesisir, Cetak SDM Lokal Unggulan
PHM Sambut Delegasi Leiden University dan Unmul untuk Studi Lapangan Keberlanjutan di Kalimantan Timur
Platform Kedua Sisi Nubi AOI PHM Berhasil Onstream, Produksi Gas Bertambah
Proyek Manpatu PHM Masuki Tahap Strategis, Load Out Jacket Sukses Dilaksanakan