Kabar BUMN - Sebagai bagian dari dukungan terhadap penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026, Pertamina menegaskan komitmennya dalam memastikan kesiapan energi penerbangan.
Langkah ini dilakukan guna mendukung kelancaran perjalanan jamaah haji Indonesia menuju Arab Saudi. Keberangkatan jamaah sendiri dijadwalkan mulai berlangsung pada 22 April 2026.
Dalam upaya tersebut, Pertamina memastikan distribusi Avtur berjalan lancar di seluruh titik embarkasi. Total terdapat 14 bandara embarkasi haji yang menjadi fokus layanan energi aviasi ini.
Baca Juga: PERURI Salurkan Bantuan Pendidikan bagi Yayasan Puri Artha Karawang
Dukungan juga diperkuat melalui sistem logistik energi yang terintegrasi serta pemantauan operasional secara berkelanjutan.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menyampaikan bahwa melalui Subholding Downstream PT Pertamina Patra Niaga, perusahaan telah menyiagakan infrastruktur aviasi serta menjaga ketahanan stok Avtur nasional pada level yang aman.
“Pertamina memastikan seluruh infrastruktur aviasi dalam kondisi siap operasi, dengan dukungan sistem distribusi yang andal. Kesiapan ini merupakan bagian dari komitmen Pertamina dalam mendukung kelancaran pemberangkatan lebih dari 200 ribu jamaah haji Indonesia ke Tanah Suci,” ujar Baron.
Baca Juga: BULOG Cetak Rekor Sepanjang Sejarah, Stok Beras Tembus 5 Juta Ton
Kebutuhan Avtur selama periode haji tahun ini diperkirakan mencapai lebih dari 80.000 kiloliter.
Peningkatan ini sejalan dengan tingginya aktivitas penerbangan selama musim haji berlangsung. Untuk itu, Pertamina melakukan perencanaan matang dalam memastikan seluruh kebutuhan terpenuhi.
Perencanaan tersebut mencakup pengelolaan pasokan energi, kesiapan infrastruktur, hingga optimalisasi distribusi di berbagai titik layanan. Seluruh proses ini dirancang agar operasional berjalan efisien dan tanpa hambatan. Dengan demikian, keberangkatan jamaah dapat berlangsung sesuai jadwal.
Adapun layanan Avtur disediakan di sejumlah bandara embarkasi utama di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Bandara Soekarno-Hatta, Bandara Kualanamu, Bandara Juanda, Bandara Sultan Hasanuddin, serta Bandara Yogyakarta International Airport. Titik-titik ini menjadi pusat aktivitas penerbangan haji dari berbagai wilayah.
Selain memastikan kelancaran operasional, Pertamina juga terus memperkuat ketahanan pasokan energi.
Artikel Terkait
Gerak Nyata Pertamina, Akses Cek Dini Kanker Payudara Makin Luas
Tinjau Langsung ke Sorong, Komisaris Pertamina Cek Stok BBM dan LPG
Peringati Kartini, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako ke Masyarakat
486 Perwira Perempuan Pertamina Trans Kontinental, Kekuatan di Balik Distribusi Energi Nasional
Pertamina Drilling Pertegas Seleksi SDM yang Adil dan Terbuka