Upaya ini dilakukan melalui optimalisasi produksi dalam negeri. Di sisi lain, pengelolaan logistik yang terintegrasi juga menjadi kunci dalam menjaga stabilitas distribusi.
Dalam mendukung agenda transisi energi nasional, Pertamina turut mengembangkan Sustainable Aviation Fuel (SAF).
Bahan bakar ini merupakan bioavtur yang dihasilkan dari minyak jelantah atau Used Cooking Oil (UCO). Inisiatif ini diharapkan mampu mengurangi emisi di sektor penerbangan sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.
“Pertamina berkomitmen mendukung transisi energi melalui pengembangan biofuel berbasis bahan baku dalam negeri, sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil impor,” tutup Baron. ***
Artikel Terkait
Gerak Nyata Pertamina, Akses Cek Dini Kanker Payudara Makin Luas
Tinjau Langsung ke Sorong, Komisaris Pertamina Cek Stok BBM dan LPG
Peringati Kartini, Pertamina Sebar 118 Ribu Paket Sembako ke Masyarakat
486 Perwira Perempuan Pertamina Trans Kontinental, Kekuatan di Balik Distribusi Energi Nasional
Pertamina Drilling Pertegas Seleksi SDM yang Adil dan Terbuka