Di sektor pendidikan, Pertamina juga memberikan perhatian melalui program beasiswa Sobat Bumi. Program ini telah menjangkau lebih dari 5.000 penerima dari berbagai daerah. Para penerima beasiswa juga aktif melakukan aksi lingkungan sejak tahun 2011.
Program pelestarian lainnya turut dikembangkan melalui pendekatan ekonomi sirkular. Salah satu contoh keberhasilannya adalah UMKM binaan yang mengolah minyak jelantah menjadi sabun dan lilin. Limbah produksinya bahkan dimanfaatkan sebagai pakan maggot.
Baca Juga: Aktivasi Rekening Dormant Kini Bisa Lewat BRImo, Praktis Tanpa Perlu ke Kantor BRI
“Melalui pelestarian lingkungan, pengembangan energi bersih, dan pemberdayaan masyarakat, Pertamina berupaya menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat,” tambah Baron.
Seluruh upaya tersebut sejalan dengan target Sustainable Development Goals (SDGs). Fokus utamanya meliputi penanganan perubahan iklim serta pelestarian ekosistem laut dan darat.
Selain itu, langkah ini juga mendukung komitmen Indonesia dalam menurunkan emisi gas rumah kaca melalui Nationally Determined Contribution (NDC).
Baca Juga: Mengenal Utsunomiya City, Jepang, Kota Unik dengan Julukan Kota Gyoza
“Menjaga bumi adalah gerakan bersama. Pertamina akan terus membuka ruang kolaborasi dengan masyarakat, komunitas, dan generasi muda agar upaya menjaga lingkungan dapat memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan,” tutup Baron.
***
Artikel Terkait
Sambut Hari Bumi, BTN Ajak Nasabah Tukar Poin balé Jadi Bibit Mangrove
Hari Bumi 2026, Bank Mandiri Perluas Akses Pasar Karbon Lewat Fitur SPE-GRK di Livin’
Aksi Nyata Hari Bumi, InJourney dan ITDC Tanam Ribuan Mangrove di Mandalika
Elnusa Perkuat Komitmen ESG di Hari Bumi 2026, Catat Penurunan Emisi 3.079 Ton CO₂e dan Pengurangan 178.606 Limbah Plastik
Telkom Perkuat Aksi Nyata di Hari Bumi 2026, Dorong Transformasi Hijau Berkelanjutan