Ketiga destinasi tersebut dikembangkan dengan menempatkan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, keberlanjutan lingkungan, dan manfaat sosial bagi masyarakat sebagai bagian dari penciptaan nilai jangka panjang.
Baca Juga: Panduan Menggunakan ChatGPT untuk Menyusun Lamaran Pekerjaan
“Di tengah pertumbuhan sektor pariwisata yang kian dinamis, kami meyakini bahwa destinasi pariwisata harus dikelola secara bertanggung jawab, dengan menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi, aspek sosial, lingkungan, serta tata kelola yang baik agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.
"Penghargaan ini menjadi dorongan bagi ITDC untuk terus memperkuat penerapan tata kelola perusahaan yang adaptif, transparan, dan berorientasi jangka panjang dalam setiap proses bisnis dan pengelolaan kawasan,” tutup Ahmad Fajar.***
Artikel Terkait
ITDC Raih Dua Penghargaan BEMA 2026, Strategi Destination Marketing dan Digital Engagement Jadi Sorotan
ITDC Perkuat Infrastruktur Keselamatan dan Kelistrikan di Sirkuit Mandalika
Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, ITDC Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau di Bali dan Mandalika
Langkah Nyata ITDC Nusantara Utilitas dalam Menjaga Kelestarian Pesisir
ITDC Renovasi Toilet SDN 2 Kuta, Dorong Sanitasi Sehat dan Edukasi Kebersihan di The Mandalika