Baca Juga: Pertamina dan ERIA Resmikan Kolaborasi Strategis untuk Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan
"Saat ini, stok beras yang dikelola BULOG mencapai sekitar 5,36 juta ton stok tertinggi dalam sejarah, dengan total kapasitas simpan yang disediakan sekitar 6,2 juta ton."
"Kapasitas tersebut akan terus diperkuat seiring meningkatnya produksi padi nasional, sehingga BULOG dapat semakin optimal dalam menjalankan penugasan pemerintah, khususnya dalam pengelolaan Cadangan Beras Pemerintah dan stabilisasi pangan," tambah Dirut BULOG.
Dari sisi pengadaan, BULOG tercatat telah berhasil menyerap sekitar 2,8 juta ton beras dari target sebesar 4 juta ton.
Baca Juga: ITDC Buka Penjualan Tiket GMSR 2026, Sport Tourism The Golo Mori Mulai Diperkenalkan
Realisasi tersebut memperlihatkan keterlibatan aktif BULOG dalam mendukung kesejahteraan petani sekaligus memperkokoh ketahanan stok pangan nasional.
Penyerapan hasil panen dalam negeri juga dinilai berkontribusi dalam menjaga stabilitas harga baik di tingkat produsen maupun konsumen.
Dirut BULOG juga menjelaskan bahwa perusahaan memiliki jaringan sarana dan prasarana yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Baca Juga: Bingung Cari Ucapan Lebaran Haji? Ini 20 Kata-Kata Iduladha 2026 yang Kekinian
Infrastruktur tersebut mencakup gudang, sistem logistik, hingga fasilitas pengolahan gabah dan beras yang menjadi penopang utama agar rantai pasok pangan tetap berjalan secara efektif, kuat, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah.
Untuk semakin memperkuat dukungan terhadap pengelolaan pangan nasional, BULOG pada tahun ini berencana menambah infrastruktur pascapanen di 100 titik.
Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk mendukung peningkatan hasil produksi, memperbaiki kualitas pengelolaan hasil panen, sekaligus menjaga keberlangsungan swasembada pangan nasional.
Baca Juga: PHE, ExxonMobil, SK Innovation dan SK Earthon Kembangkan CCS Lintas Negara
Melalui kegiatan bersama mahasiswa ini, BULOG berharap lingkungan kampus dapat mengambil peran yang lebih besar dalam meningkatkan literasi pangan nasional.
Mahasiswa diharapkan bukan hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga mampu menjadi bagian dari ekosistem perubahan melalui gagasan, penelitian, inovasi, dan komunikasi publik yang membangun bagi masa depan pangan Indonesia.
Artikel Terkait
Panen Raya Jagung Kuartal II, BULOG Tingkatkan Kolaborasi dengan Polri
BULOG Jaga Stabilitas Harga, Beras SPHP Tetap Terjangkau bagi Masyarakat
BULOG Dorong Penyaluran Beras Natura untuk ASN, TNI, dan POLRI, Ini Tujuannya
BULOG DKI Jakarta dan Banten Siapkan Pasokan Minyakita untuk Redam Kenaikan Harga Jelang Idul Adha
Pererat Sinergi dengan Media, BULOG Gelar Diskusi Santai dan Olahraga Bersama Wartawan