Selain itu, total pergerakan pesawat tumbuh sekitar 35,3 persen dibandingkan 2025.
Saat ini sejumlah maskapai nasional dan internasional seperti Garuda Indonesia, Citilink, AirAsia, dan Scoot melayani 11 rute domestik dan dua rute internasional menuju Lombok.
General Manager Bandara Internasional Zainuddin Abdul Madjid Lombok Aidhil Philip Julian mengatakan peningkatan trafik penumpang dan pergerakan penerbangan menunjukkan mobilitas wisatawan dan aktivitas ekonomi di Lombok terus berkembang positif.
Baca Juga: BNI Perkuat Ekosistem Digital dan Konektivitas Global untuk Dorong Ekonomi Nasional
“Penguatan konektivitas udara menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung pertumbuhan pariwisata dan investasi di NTB, khususnya di kawasan strategis seperti The Mandalika.
"Kami juga melihat kebutuhan konektivitas menuju Lombok yang terus meningkat, baik dari wisatawan domestik maupun internasional,” paparnya.
ITDC pun terus memperkuat berbagai infrastruktur dan fasilitas pendukung kawasan, mulai dari pengembangan utilitas, sistem pendukung kawasan, penguatan konektivitas, hingga penataan kawasan wisata guna meningkatkan kenyamanan dan pengalaman wisatawan.
Melalui berbagai langkah tersebut, ITDC optimistis The Mandalika akan semakin berkembang sebagai destinasi unggulan nasional sekaligus motor penggerak pertumbuhan ekonomi baru di Nusa Tenggara Barat.***
Artikel Terkait
Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, ITDC Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau di Bali dan Mandalika
Langkah Nyata ITDC Nusantara Utilitas dalam Menjaga Kelestarian Pesisir
ITDC Renovasi Toilet SDN 2 Kuta, Dorong Sanitasi Sehat dan Edukasi Kebersihan di The Mandalika
ITDC Raih Predikat Tertinggi "Sapphire" di Ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
ITDC Buka Penjualan Tiket GMSR 2026, Sport Tourism The Golo Mori Mulai Diperkenalkan