BULOG dan Komisi IV DPR RI Kompak Jaga Harga Beras Tetap Stabil untuk Masyarakat

Photo Author
Novia, Kabar BUMN
- Selasa, 26 Mei 2026 | 14:30 WIB
Distribusi pangan yang optimal dan harga yang stabil jadi kunci menjaga ketahanan nasional. BULOG bersama Komisi IV DPR RI terus menyatukan langkah.
Distribusi pangan yang optimal dan harga yang stabil jadi kunci menjaga ketahanan nasional. BULOG bersama Komisi IV DPR RI terus menyatukan langkah.

Kabar BUMN – Perum BULOG bersama Komisi IV DPR RI memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga beras dan mengoptimalkan distribusi pangan nasional.

Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion bertajuk “Penguatan Strategi Pengendalian Harga Beras dan Optimalisasi Distribusi Pangan Nasional” di Gedung Oryza Perum BULOG, Jakarta, Senin (25/5).

Forum ini menjadi ruang strategis untuk memaparkan pelaksanaan penugasan BULOG dalam menjaga ketahanan pangan.

Baca Juga: Update Jadwal Kapal Pelni KM Lambelu 1–9 Juni 2026 untuk Rute Timur Indonesia

Pembahasan mencakup pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah, penyerapan gabah dan beras dalam negeri, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penyaluran bantuan pangan, hingga penguatan infrastruktur pascapanen.

Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan BULOG terus memperkuat perannya sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan masyarakat.

Hingga 22 Mei 2026, realisasi pengadaan setara beras PSO tercatat hampir mencapai 3 juta ton. Angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 4 juta ton hingga akhir tahun.

Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Iduladha 2026 untuk Dibagikan ke Media Sosial

Di sisi lain, stok beras BULOG saat ini mencapai 5,3 juta ton. Jumlah tersebut menjadi salah satu cadangan beras tertinggi dalam sejarah pengelolaan pangan nasional.

“Seluruh jajaran Perum BULOG di seluruh Indonesia menghaturkan terima kasih kepada Bapak Wakil Ketua Ketua Komisi IV DPR RI beserta seluruh Anggota Komisi IV DPR RI atas bimbingan dan dukungan yang luar biasa sehingga Perum BULOG saat ini dapat melaksanakan tugas dengan optimal,” ujar Ahmad Rizal.

Selain penguatan stok, BULOG juga terus menjalankan berbagai program stabilisasi untuk menjaga daya beli masyarakat.

Baca Juga: Serunya Liburan Sekolah di Labuan Bajo, Meruorah Komodo Hadirkan 'School Holiday Edutainment' Berlimpah Aktivitas Edukatif dan Kuliner Tematik

Pada tahun 2026, penyaluran Bantuan Pangan menyasar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, dengan alokasi 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per PBP per alokasi.

Program ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah dinamika harga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Novia

Tags

Artikel Terkait

Terkini