Kabar BUMN – Perum BULOG bersama Komisi IV DPR RI memperkuat sinergi dalam menjaga stabilitas harga beras dan mengoptimalkan distribusi pangan nasional.
Upaya tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion bertajuk “Penguatan Strategi Pengendalian Harga Beras dan Optimalisasi Distribusi Pangan Nasional” di Gedung Oryza Perum BULOG, Jakarta, Senin (25/5).
Forum ini menjadi ruang strategis untuk memaparkan pelaksanaan penugasan BULOG dalam menjaga ketahanan pangan.
Baca Juga: Update Jadwal Kapal Pelni KM Lambelu 1–9 Juni 2026 untuk Rute Timur Indonesia
Pembahasan mencakup pengelolaan Cadangan Pangan Pemerintah, penyerapan gabah dan beras dalam negeri, program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), penyaluran bantuan pangan, hingga penguatan infrastruktur pascapanen.
Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menegaskan BULOG terus memperkuat perannya sebagai instrumen pemerintah dalam menjaga ketersediaan, keterjangkauan, dan stabilitas pangan masyarakat.
Hingga 22 Mei 2026, realisasi pengadaan setara beras PSO tercatat hampir mencapai 3 juta ton. Angka tersebut diproyeksikan meningkat menjadi sekitar 4 juta ton hingga akhir tahun.
Baca Juga: 20 Contoh Ucapan Selamat Iduladha 2026 untuk Dibagikan ke Media Sosial
Di sisi lain, stok beras BULOG saat ini mencapai 5,3 juta ton. Jumlah tersebut menjadi salah satu cadangan beras tertinggi dalam sejarah pengelolaan pangan nasional.
“Seluruh jajaran Perum BULOG di seluruh Indonesia menghaturkan terima kasih kepada Bapak Wakil Ketua Ketua Komisi IV DPR RI beserta seluruh Anggota Komisi IV DPR RI atas bimbingan dan dukungan yang luar biasa sehingga Perum BULOG saat ini dapat melaksanakan tugas dengan optimal,” ujar Ahmad Rizal.
Selain penguatan stok, BULOG juga terus menjalankan berbagai program stabilisasi untuk menjaga daya beli masyarakat.
Pada tahun 2026, penyaluran Bantuan Pangan menyasar 33,2 juta Penerima Bantuan Pangan yang bersumber dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional, dengan alokasi 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng per PBP per alokasi.
Program ini menjadi bagian dari stimulus ekonomi untuk membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah dinamika harga.
Artikel Terkait
Panen Raya Jagung Kuartal II, BULOG Tingkatkan Kolaborasi dengan Polri
BULOG Dorong Penyaluran Beras Natura untuk ASN, TNI, dan POLRI, Ini Tujuannya
BULOG DKI Jakarta dan Banten Siapkan Pasokan Minyakita untuk Redam Kenaikan Harga Jelang Idul Adha
Pererat Sinergi dengan Media, BULOG Gelar Diskusi Santai dan Olahraga Bersama Wartawan
BULOG Libatkan Kampus dalam Penguatan Swasembada Pangan Nasional