Desa-desa tersebut yakni Desa Kuta, Desa Sengkol, Desa Mertak, Desa Prabu, Desa Sukadana, Desa Pengengat, dan Desa Rembitan.
Sekretaris Desa Kuta, Lalu Mardan, mengapresiasi perhatian dan kepedulian yang diberikan ITDC bersama stakeholder kawasan kepada masyarakat desa penyangga.
“Kami bersyukur dan berterima kasih atas perhatian yang diberikan ITDC bersama seluruh pihak yang terlibat kepada kami. Kegiatan seperti ini tidak hanya memberi manfaat, tetapi juga memperkuat kedekatan dan rasa kebersamaan antara warga dengan kawasan The Mandalika yang tumbuh berdampingan dengan kami. Kehadiran dan perhatian seperti ini membuat masyarakat merasa dilibatkan serta menjadi bagian dari perkembangan kawasan.
"Kami berharap hubungan baik, komunikasi, dan kolaborasi yang telah terjalin dapat terus dijaga sehingga manfaat keberadaan kawasan semakin dirasakan oleh masyarakat,” ujarnya.
Baca Juga: PLN Energi Gas Raih TOP CSR Awards 2026 #Star 3
Selain di The Mandalika, penyaluran hewan kurban juga dilakukan di The Nusa Dua dan The Golo Mori. Di The Nusa Dua, ITDC menyerahkan satu ekor sapi kepada pengurus Musholla ITDC pada Selasa (26/5).
Prosesi simbolis dilakukan manajemen The Nusa Dua yang diwakili VP Operation and Services The Nusa Dua, I Putu Trisna Wijaya, bersama VP Commercial and Relations The Nusa Dua, Made Purnama Damayanti.
Sementara itu, di The Golo Mori, dua ekor sapi kurban diserahkan pada Jumat (22/5) kepada masyarakat, melalui Masjid At-Taqwa di Dusun Soknar dan Masjid Nur Khotimah di Dusun Ra’ong melalui Kepala Desa Golo Mori.
Penyerahan dilakukan oleh General Manager The Golo Mori, Wahyuaji Munarwiyanto, didampingi jajaran manajemen ITDC, dengan cakupan penerima manfaat sebanyak 142 kepala keluarga di Dusun Soknar dan 135 kepala keluarga di Dusun Ra’ong.
“Momentum Idul Adha mengajarkan nilai keikhlasan, kepedulian, dan kebersamaan yang ingin terus kami bangun di setiap kawasan. Kami berharap kegiatan ini dapat menjadi pengingat bahwa keberadaan kawasan pariwisata tidak terpisah dari kehidupan masyarakat sekitarnya.
"Ketika mereka dapat tumbuh bersama, merasa dilibatkan, dan merasakan manfaatnya, di situlah kawasan memiliki arti yang lebih besar. Semangat kebersamaan inilah yang ingin terus kami jaga di setiap kawasan ITDC,” tutup Ahmad Fajar.***
Artikel Terkait
Perkuat Pariwisata Berkelanjutan, ITDC Optimalisasi Ruang Terbuka Hijau di Bali dan Mandalika
Langkah Nyata ITDC Nusantara Utilitas dalam Menjaga Kelestarian Pesisir
ITDC Raih Predikat Tertinggi "Sapphire" di Ajang Indonesia Regulatory Compliance Awards 2026
ITDC Buka Penjualan Tiket GMSR 2026, Sport Tourism The Golo Mori Mulai Diperkenalkan
Iklim Investasi Positif, ITDC Percepat Pengembangan The Mandalika Jadi Kawasan Wisata Kelas Dunia