Kegiatan diakhiri dengan talkshow, mengusung tema “In this Economy: “Does Literacy (Still) Matter?”.
Baca Juga: PT TIMAH Salurkan Ribuan Paket Daging Kurban untuk Warga di Momen Iduladha 2026
Tema ini mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk merefleksikan relevansi literasi, baik pengetahuan, keterampilan, maupun kesadaran kritis di tengah tekanan ekonomi global dan dinamika transformasi energi yang terus berkembang.
Menghadirkan pembicara, Hanna Keraf Co Founder Du'Anyam dan CEO Krealogi serta Ryan Adriandhy, sutradara film animasi JUMBO.
Sementara itu, VP Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Muhammad Baron menjelaskan sebagai perusahaan energi terintegrasi terbesar di Indonesia, Pertamina juga mendukung pengembangan pengetahuan di bidang energi.
Baca Juga: Tiket Rp 88 Ribu! Ini Jadwal KA Sri Tanjung Rute Surabaya–Ketapang saat Libur Idul Adha 2026
"Perjalanan panjang Pertamina yang telah berusia lebih dari 6 dasawarsa, tentunya melahirkan berbagai inovasi yang perlu untuk terus diwariskan ke generasi-generasi berikutnya. Pengalaman dan pengetahuan pribadi-pribadi para pekerja menjadi pengetahuan perusahaan. Ini tentunya dapat tercapai melalui pengelolaan knowledge management yang baik," ujar Baron.
Hadirnya aset pengetahuan perusahaan dalam bentuk digital, kata Baron untuk akan semakin membuka kesempatan peningkatan budaya literasi bagi seluruh pekerja.
"Semua organisasi besar memiliki aset pengetahuan perusahaan. Tapi aset pengetahuan yang besar itu tidak akan berguna jika tidak bisa diakses dan dipelajari. Untuk itulah Pertamina menghadirkan Tugu PertaLibs," tutup Baron.***
Artikel Terkait
Pertamina dan ERIA Resmikan Kolaborasi Strategis untuk Pengembangan Transisi Energi Berkelanjutan
Program TJSL Berdampak Nyata, Pertamina Trans Kontinental Raih Indonesia CSR Brand Equity Awards 2026
Pertamina Drilling dan SGN Perkuat Sinergi Bisnis untuk Pengembangan Layanan Pengeboran Migas
Pertamina Hulu Energi Jajaki Kerja Sama Pengembangan CCS untuk Produksi Amonia Rendah Karbon
Wujudkan Drug Free Workplace, Pertamina EP Bunyu Field Gelar Sidak Narkotika