Baca Juga: Kekayaan Kuliner Malaysia yang Berbahan Gula Aren, Kombinasi Rasa Gurih dan Manis
Efisiensi operasional terus diciptakan melalui inisiatif streamlining dan penataan portofolio bisnis berbasis HoldCo-OpCo, termasuk divestasi, merger, maupun likuidasi entitas non-core.
Salah satu progress streamlining yang berjalan adalah divestasi AdMedika Group kepada investor strategis dengan proses divestasi yang ditargetkan selesai pada akhir semester pertama 2026.
Divestasi ini diharapkan dapat membuka peluang pertumbuhan dan inovasi bagi AdMedika Group serta menghadirkan kualitas layanan yang semakin baik untuk masyarakat Indonesia maupun kawasan Regional.
Baca Juga: BRI Perluas Akses Investasi Syariah, Produk Reksa Dana Syailendra Kini Hadir di BRImo
Di sisi unlock value, Telkom juga berada dalam fase persiapan pemisahan bisnis dan aset wholesale fiber connectivity tahap kedua kepada InfraNexia yang ditargetkan rampung pada kuartal ketiga tahun ini.
Proses ini turut mempertimbangkan evaluasi terhadap prioritas inisiatif guna memastikan implementasi yang lebih optimal.
Secara keseluruhan proses pemisahan berjalan sesuai rencana dan menjadi bagian dari strategi Telkom dalam mendorong pengelolaan aset fiber yang lebih tangkas dan efisien serta membuka peluang bisnis lebih luas ke depan.
Baca Juga: Rekomendasi Tempat Makan di Sekitar Candi Borobudur, Menunya Khas dan Sudah Melegenda
Inisiatif tersebut sejalan dengan fokus transformasi Telkom dalam mendorong pertumbuhan melalui monetisasi aset dan infrastruktur ke pasar eksternal.
Dengan penguatan di segmen B2B, khususnya InfraNexia yang diproyeksikan sebagai motor pertumbuhan baru, TelkomGroup dapat membuka peluang peningkatan pendapatan eksternal sekaligus memperkuat fundamental bisnis perusahaan.
Saat ini kontribusi bisnis fiber masih berada di kisaran 15% dan ditargetkan meningkat menjadi sekitar 25% seiring optimalisasi utilisasi infrastruktur, penyelesaian transfer aset, dan operasional yang berjalan penuh.
Baca Juga: InJourney Hospitality Raih Dua Penghargaan TOP CSR Awards 2026 Berkat Implementasi ESG
Telkom juga memperkuat bisnis B2B ICT dan Internationalguna menangkap potensi kebutuhan industri yang terus berkembang di tengah pesatnya adopsi teknologi berbasis AI.
Ke depan, langkah ini diharapkan dapat menciptakan komposisi pendapatan segmen B2C dan B2B TelkomGroup yang lebih seimbang.
Artikel Terkait
Bumi Berseru Fest 2025: Telkom Umumkan 17 Inovator Lingkungan Terbaik Lewat Ajang Kolaborasi Nasional
Telkom Solution Siap Dorong Transformasi Digital BUMN
Telkom Perkuat Pondasi Ekosistem Digital Nasional lewat Indonesia Tech Sovereignty Forum 2026
PT Telkom Infrastruktur Indonesia Buka Lowongan Magang, Fresh Graduate Bisa Daftar hingga 29 Mei 2026
Buat yang Mau Upgrade CV, Telkom Infrastruktur Indonesia Lagi Buka Program Magang di Jakarta