rilis-bumn

Solusi Udara di Jakarta, HK Realtindo Sediakan Air Purifier di Hotel Aston Priority Simatupang

Jumat, 22 September 2023 | 10:45 WIB
HK Realtindo sediakan air purifier di Hotel Aston Priority Simatupang. (Dok.HKR)

Kabar BUMN - PT HK Realtindo (HKR) merupakan anak usaha PT Hutama Karya (Persero) merespons permasalahan kualitas udara di Jakarta saat ini.

Seperti diketahui, kulitas udara di Jakarta saat ini sedang kurang bagus.

HKR yang bergerak di bidang Developer Properti, menyediakan fasilitas tambahan berupa air purifier di salah satu hotel kelolanya yaitu Aston Priority Simatupang Hotel & Conference Center (Hotel Aston Priority Simatupang).

Fasilitas tambahan ini dapat dinikmati oleh setiap tamu yang menginap maupun yang menggunakan ruang meeting.

Baca Juga: Segera Tukarkan Telkomsel Poin dengan Kupon Undi-undi Hepi, Menangkan Honda Brio dan Hadiah Menarik Lain

Langkah ini diambil HKR sebagai salah satu solusi dalam menghadapi masalah kualitas udara Jakarta yang semakin memprihatinkan dan melebihi batas aman Indeks Kualitas Udara (AQI).

Saat ini juga, Hotel Aston Priority Simatupang memberikan promo menarik bagi para tamu hotel yang akan menginap dihari Jumat dan Sabtu.

Para tamu akan diberikan discount rate Rp880.000/malam sudah termasuk sarapan pagi untuk dua orang.

Selain itu, ada juga voucher Nusa Edu Park yaitu salah satu fasilitas edukasi yang menantang untuk kegiatan outdoor.

Baca Juga: Nindya Karya Membangun Biogas Pengolah Limbah Ternak Menjadi Energi Terbarukan di Karanganyar

Direktur Utama HKR, Sugiarti mengatakan fasilitas air purifier bisa digunakan tamu hotel.

"Selain program promo weekend STAYVENTURE, fasilitas pelengkap seperti air purifier dapat digunakan oleh tamu hotel."

"Terutama untuk mereka yang membutuhkan udara segar di tengah permasalahan udara saat ini," kata Sugiarti.

Lebih lanjut, Sugiarti mengatakan bahwa Hotel Aston Priority Simatupang sangat cocok dijadikan sebagai pilihan bagi pribadi maupun keluarga yang ingin staycation di Jakarta.

Halaman:

Tags

Terkini