rilis-bumn

Bendungan Ameroro Segera Rampung, Hutama Karya Targetkan Impounding di Akhir November 2023

Sabtu, 30 September 2023 | 17:00 WIB
Bendungan Ameroro Segera Rampung, Hutama Karya Targetkan Impounding di Akhir November 2023 (DOK.PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya))

Kabar BUMN – Sebagai upaya percepatan pembangunan serta mendukung program ketahanan pangan dan ketersediaan air di wilayah Sulawesi Tenggara, PT Hutama Karya (Persero) (Hutama Karya) segera menyelesaikan Bendungan Ameroro Paket II.

Proyek yang berlokasi di Desa Tamesandi, Kec. Uepai. Kab. Konawe, Sulawesi Tenggara ini, digarap HUtama Karya melalui kerja sama operasi (KSO) dengan PT Adhi Karya (Persero) Tbk., (Adhi Karya).

Mengutip dari Sindonews.com pada 25 Juni 2023 lalu, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan beberapa bendungan yang ditargetkan rampung 2023 ini.

Baca Juga: Bisa Melalui BNI Mobile Banking, Simak Tutorial Cara Bayar Gadai Online Tanpa ke Kantor Pegadaian

Bendungan-bendungan tersebut di antaranya Cipanas, Karian, Sepaku Semoi, Keureuto, Rukoh, Jlantah, Tiu Suntuk, Lausimeme, Sidan, Leuwikeris, Temef, Pamukkulu, dan Ameroro.

“Target untuk dapat diselesaikan pada akhir tahun 2023 mudah-mudahan dapat tercapai," jelasnya.

Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Tjahjo Purnomo mengatakan, Bendungan Ameroro yang pembangunan awalnya dimulai sejak bulan April 2021, ditargetkan rampung pada akhir November 2023 dan secara keseluruhan progres saat ini sudah mencapai 96,5%.

Baca Juga: Pegadaian Raih Penghargaan Top 50 Kartini Humas Indonesia

“Proyek ini menunjukkan perkembangan yang positif dan tinggal menyisakan beberapa pekerjaan lagi diantaranya menyelesaikan peluncur spillway (bangunan pelengkap dari bendungan yang berfungsi sebagai pengaman terhadap bahaya air banjir) sebanyak 9 blok serta impounding (pengisian awal bendungan), sehingga proyek ini kami targetkan selesai lebih cepat dari master schedule yang telah ditentukan,” ujar Tjahjo.

Dengan total nilai kontrak sebesar Rp 570 Miliar ini, Hutama Karya melakukan serangkaian pekerjaan yang meliputi persiapan, pembangunan akses jalan, bangunan pelimpah, pembuatan landscape, penerapan sistem manajemen keselamatan konstruksi, pemasangan hidromekanikal hingga clearing area genangan.

“Bendungan dengan total luas lahan 578,78 Ha yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) ini akan memiliki kapasitas tampung 98 juta m3 dengan luas genangan 380 Ha, berpotensi menambah layanan daerah irigasi seluas 3,363 Ha. Selain dengan penerapan teknologi dalam proses pembangunannya, percepatan proyek ini juga dilakukan dengan berkomunikasi secara intens kepada beberapa stakeholder terkait,” ujar Tjahjo.

Baca Juga: Tersihir Keindahan Pantai Oyama, Kepingan Surga di Sulawesi Tengah yang Mempesona

Lebih lanjut, Tjahjo menyampaikan bahwa sejumlah tantangan yang cukup signifikan dihadapi KSO HK-Adhi dalam proses percepatannya, seperti cuaca ekstrem serta kondisi batuan yang kurang baik karena tergolong metamorf berjenis sekis mika dengan karakter lapuk tinggi jika terpapar sinar matahari dan air hujan.

Namun, tim di lapangan telah menyiapkan strategi penanganan seperti melakukan pemetaan geologi sebelum dan selesainya pelaksanaan pekerjaan serta menggunakan teknik galian yang tepat.

Halaman:

Tags

Terkini