rilis-bumn

Berpacu Dengan Waktu, Erick Tuntaskan Lima Prioritas BUMN

Rabu, 25 Oktober 2023 | 07:00 WIB
Ilustrasi. Berpacu Dengan Waktu, Erick Tuntaskan Lima Prioritas BUMN (Instagram/erickthohir)

Lalu pada Prioritas Ketiga, Pengembangan Talenta, Erick menegaskan bahwa BUMN dapat mengedukasi dan melatih tenaga kerja, mengembangkan SDM berkualitas untuk Indonesia.

Baca Juga: Transformasi BUMN, 88 Proyek Strategis Kementerian BUMN Tuntas Sebelum Pemerintahan Berganti

Untuk memenuhi target prioritas Pengembangan Talenta ini, BUMN didorong untuk membuka lapangan kerja melalui program Rekruitmen Bersama BUMN (RBB). Pada tahun 2022, RBB BUMN tercatat telah membuka lapangan kerja bagi 2.700 orang untuk bekerja di 50 BUMN. Kemudian, pada tahun berikutnya, lapangan kerja yang dibuka tercatat lebih dari 2.000 posisi di lebih dari 120 perusahaan di bawah BUMN group.

Tidak hanya itu, Erick juga memfasilitasi para santri di Indonesia untuk mengembangkan diri melalui program Santri Magang di BUMN. Erick juga menggalakkan program Santri Magang Generasi Bertalenta BUMN (Santri Magenta BUMN). Program ini merupakan program magang terpadu untuk santri, mahasiswa, serta fresh graduate agar dapat menerapkan semua ilmu yang telah diperoleh di 33 BUMN.

"Kami di BUMN terus mendorong program magang supaya terjadi transisi. Adik-adik mahasiswa kita supaya bisa beradaptasi (dunia kerja)," tegas Erick.

Baca Juga: Pentingnya Peran Tim Medis PHR dalam Upaya Menopang Energi Nasional

Adapun pada Prioritas Keempat, Peningkatan Investasi, Erick mendorong BUMN mampu mengoptimalkan nilai aset dan menciptakan ekosistem investasi yang sehat. Sebagai salah satu gambarannya, pada Februari 2023 lalu, Erick menegaskan akan berupaya mendorong BUMN mampu menyerap investasi di luar pasar modal senilai Rp 127 triliun pada semua aset BUMN.

“Dengan target (Investasi) Presiden Rp 1.400 triliun, kami coba mendorong Kementerian BUMN untuk mendapatkan investasi di luar pasar modal senilai Rp 127 triliun di semua aset-aset BUMN yang bekerjasama dengan private sector, ataupun kita mendorong UMKM," ungkapnya.

Berbagai proyek nyata yang melibatkan BUMN antara lain adalah Pembangunan Kereta Cepat Jakarta - Bandung yang baru saja diresmikan Presiden Republik Indonesia pada 2 Oktober 2023 lalu. Kereta-Cepat Jakarta Bandung membawa Indonesia ke level berikutnya dalam kepemimpinan teknologi, khususnya di Asia Tenggara dengan menjadi negara Asia Tenggara pertama yang memiliki kereta dengan kecepatan hingga 350 km per jam.

Baca Juga: Potret TOD yang Tidak Melulu Rusun, Perumnas Hadirkan Perumahan Dekat Stasiun

Sebelumnya, Kementerian BUMN bekerjasama dengan Kementerian Perhubungan dan PT Kereta Api Indonesia (Persero) mengembangkan Kereta Api Ringan (Light Rail Transit/ LRT) di wilayah Jakarta, Bogor, Depok dan Bekasi, karya anak bangsa.

Kereta ini dibangun dan dioperasikan penuh oleh BUMN dengan mengkolaborasikan kerja sama antara KAI (sebagai operator penyelenggara), Adhi Karya (pelaksana proyek pengerjaan prasarana), Len (sistem persinyalan dan operasional) dan INKA (produsen train set).

Sementara itu untuk Prioritas Kelima, Nilai Ekonomi dan Sosial untuk Indonesia. Khusus Prioritas ini, Erick menekankan agar BUMN mampu meningkatkan nilai ekonomi dan dampak sosial terutama di bidang ketahanan pangan, energi, dan kesehatan.

Baca Juga: Komitmen Hasilkan Produk Halal: Bio Farma Raih Best Corporate Achievement on Halal Innovation

Oleh karena itu, khusus pada penguatan ketahanan pangan, Erick pun menggulirkan sejumlah terobosan. Salah satunya melalui program Makmur yang merupakan ekosistem pangan yang terintegrasi dari hulu ke hilir.

Halaman:

Tags

Terkini