Dimana tiket tersebut dicetak di loket pelabuhan.
“Pada Agustus 2018, ASDP mulai menyediakan penggunaan prepaid card (cashless) di mesin EDC meski para pengguna jasa masih membeli tiket di pelabuhan,” jelasnya.
Shelvy melanjutkan, memasuki tahun 2020 ASDP mulai mendukung penerapan tiket online.
Kala itu diterapkan opsi pembayaran melalui berbagai metode seperti mobile banking, e-wallet, gerai ritel, i-banking, dan lainnya.
“Ferizy ini mempermudah para pengguna jasa dalam menerima tiket elektronik secara real time dan melakukan check in di pelabuhan sesuai jam yang telah ditentukan dengan merencanakan perjalanannya sejak H-60 hari keberangkatan.
"Dengan begitu, penumpang bisa memastikan ketersediaan tiket dengan jadwal keberangkatan yang diinginkan sehingga pengalaman perjalanan menjadi lebih aman, nyaman, dan lancar,” tuturnya.
Hingga November 2023, reservasi online ticketing telah diterapkan pada 20 pelabuhan.
Dimana 4 cabang utama, yakni Merak, Bakauheni, Ketapang, Gilimanuk bisa dipesan melalui aplikasi Ferizy.
Baca Juga: ASDP Pacu Peningkatan Aksesibilitas dan Pertumbuhan Ekonomi Lewat Rute Banggai-Kaukes
Sementara 16 sisanya melalui website trip.ferizy.com.
Pelabuhan itu adalah Ajibata, Ambarita, Lembar, Padangbai, Jangkar, Sape, Labuan Bajo, Jepara, Karimunjawa, Ujung, Kamal, Pototano, Kayangan, Tanjung Kalian, Gorontalo, dan Pagimana.
Kemudahan yang diberikan ASDP tidak hanya berhenti pada online ticketing saja.
Baca Juga: Gandeng Bank BJB, ASDP Tingkatkan Layanan Reservasi Tiket Online Ferizy Jelang Arus Angkutan Nataru