rilis-bumn

Soal Komitmen Pengarusutamaan Gender, Dirut PLN Beberkan Langkah Kebijakannya

Selasa, 19 Desember 2023 | 06:30 WIB
Penyerahan secara simbolis buku saku Srikandi PLN dari Direktur Keuangan PLN sekaligus Ketua Umum Srikandi PLN, Sinthya Roesli (kiri) kepada Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo (kanan). (DOK.PT PLN (Persero))

"Hal tersebut dioperasionalisasi, dengan penyusunan Standar Operasional Prosedur tentang Pengarusutamaan Gender dalam tiap kebijakan dan strategi sumber daya manusia," papar Darmawan.

Baca Juga: Dukung Pasar Surat Berharga, Bank Mandiri Sabet 4 Penghargaan dari Kementerian Keuangan

Dirinya menambahkan, PLN akan terus meningkatkan jumlah pegawai perempuan dalam jajaran manajemen.

"Kami bertekad untuk terus meningkatkan jumlah perempuan dalam jajaran manajemen. Saat ini berada pada kisaran 15%, ke depannya akan meningkat setidaknya menjadi 19% dari jumlah manajemen di PLN," katanya.

Melalui acara PLN Sustainability Day, komitmen perseroan terhadap pengarusutamaan gender kian terasa dengan peluncuran Gender Academy dan Buku Saku Srikandi PLN.

Baca Juga: PT Pindad Bersama Norinco Teken MoU Terkait Kerjasama di Bidang Alutsista dan Produk Komersial

Diketahui, Gender Academy menjadi platform pembelajaran berkelanjutan bagi semua pegawai PLN dengan program khusus yang dirancang untuk mengurangi hambatan struktural dalam perekrutan, promosi dan pengembangan bakat bagi perempuan.

Sementara itu, dengan diluncurkannya Buku Saku Srikandi PLN, para Srikandi PLN akan memiliki panduan dalam berperilaku sesuai dengan harapan perusahaan sehingga dapat menjadi Srikandi yang anggun, cerdas dan tangguh dengan berpedoman pada tata nilai AKHLAK.

Direktur Keuangan PLN sekaligus Ketua Umum Srikandi PLN, Sinthya Roesly menuturkan, keterlibatan perempuan merupakan salah satu faktor kunci untuk mendorong kinerja perusahaan sekaligus menyukseskan agenda transisi energi.

Baca Juga: Melalui SI Next Generation Program, PT Surveyor Indonesia Berhasil Jaring Talent-Talent Terbaik Perusahaan

Menurutnya, perseroan telah memiliki berbagai kebijakan dan instrumen guna meningkatkan kapasitas para perempuan di PLN.

”Dalam transisi energi ini pasti akan ada elemen gendernya. Dalam hal ini para Srikandi yang terutama akan berperan untuk menyongsong transisi energi,” ujar Sinthya.

Senior Gender Specialist ADB, Veronica Mendizabal Joffre menyampaikan bahwa kesetaraan gender merupakan bagian dari Paris Agreement pada COP21.

Baca Juga: Memasuki Masa Tanam, Pusri Pastikan Stok dan Penyaluran Pupuk Terpenuhi Sesuai Ketentuan

Dalam hal itu, kata dia, kesetaraan gender masuk dalam aksi mitigasi dan adaptasi bersama untuk mengatasi perubahan iklim.

Halaman:

Tags

Terkini