Selain nyaman dipakai, produk ini juga berperan untuk mempromosikan kain nusantara yang saat ini populer di berbagai kalangan.
Sehingga tidak mengherankan bila produk Littlekaaya diminati oleh masyarakat, khususnya para ibu.
“Pemasaran produk kami lakukan melalui media sosial dan marketplace.
"Kami coba untuk memaksimalkan semua fitur layanan yang ada, seperti live sale, dengan bekal pengetahuan yang kami dapat dari pelatihan yang diadakan oleh RB Rembang, seperti digital marketing dan public speaking, dan hasilnya memuaskan.
"Banyak pembeli dari Jabodetabek, sampai luar pulau Jawa seperti Lampung, Riau, Aceh, Bangka Belitung, Makassar dan Papua,” ungkap Armida.
Sejak bergabung dengan RB Rembang pada 2021 lalu, Armida memang kerap mendapat pelatihan, mulai dari branding, digital marketing, public speaking, dan keuangan.
Armida juga mengaku sering difasilitasi untuk mengikuti pameran-pameran, seperti Future SMEs Village Side Event G20 di Bali pada 2022, BUMN uRBan SUB Fest di Parkir Timur Plaza Surabaya pada 2022, dan Bazar UMKM untuk Indonesia di Sarinah Jakarta pada 2023.
“Selain itu, RB Rembang juga telah membantu dalam proses sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia).
"Setelah sertifikasi SNI, saat ini kami juga sedang didampingi dalam mengurus HAKI (Hak Atas Kekayaan Intelektual).
"Bagi saya, kehadiran RB Rembang sangat membantu UMKM untuk maju dengan memberikan pelatihan dan pendampingan untuk meningkatkan daya saing sehingga dapat naik kelas,” ujar Armida.
Baca Juga: SIG Pasok 236 Ribu Ton Semen Untuk Pembangunan Jalan Tol Sigli – Banda Aceh
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni mengatakan, kesuksesan Armida dalam mengembangkan bisnis fesyen bayi dan anak semakin menambah daftar pelaku UMKM yang telah terbantu kehadiran RB Rembang.