Kabar BUMN – PT Pupuk Indonesia (Persero) mengirimkan bantuan sebanyak 294.280 ton pupukNPK Phonska Plus senilai Rp2,53 miliar ke tujuh kabupaten di Sulawesi Selatan (Sulsel).
Bantuan tersebut disalurkan dalam rangka mendukung peningkatan produktivitas pertanian terdampak banjir di Provinsi Sulsel.
Menteri Pertanian Republik Indonesia, Amran Sulaiman secara simbolis memberangkatkan bantuan tersebut dari Kantor Gubernur Sulsel, di Makassar, Senin (27/5/2024).
Baca Juga: Srikandi-srikandi Bertalenta dan Profesional di Pucuk Kepemimpinan Pupuk Indonesia Niaga
“Sebagai BUMN, kehadiran Pupuk Indonesia harus bisadirasakan oleh masyarakat, dalam operasional bisnisnya tidakhanya menghasilkan produk berkualitas.
"Bantuan ini menjadisalah satu wujud komitmen Pupuk Indonesia dalam menjagaketahanan pangan nasional,” ujar Direktur Pemasaran PupukIndonesia, Tri Wahyudi Saleh.
Adapun bantuan ratusan ribu ton Phonska Plus tersebut dikirimuntuk pertanian di Kabupaten Wajo (sebanyak 131.000 ton), Bone (53.000 ton), Luwu (42.000 ton), Pinrang (32.000 ton), Sidrap (31.000 ton), Enrekang (4.000 ton) dan Kabupaten Sinjai(1.280 ton).
Baca Juga: Pupuk Indonesia Tingkatkan Stok Pupuk Bersubsidi di Jawa Tengah Hingga 176 Persen
Pupuk ini diperuntukkan bagi ribuan hektare lahan pertanian di Sulsel yang terendam banjir.
Data Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (TPH-Bun) Sulsel menyebutkan adanya lahan jagung, padi dan cabai terendam banjir.
Sementara untuk padi, luas lahan/sawah terendam sampai 7.221 hektare.
Baca Juga: Pupuk Indonesia: Sumatera Utara Dijatah 478.298 Ton dari 9,55 Juta Ton Pupuk Bersubsidi
Bantuan Phonska Plus ini diharapkan mampu mendorong produktivitas lahan yang terdampak banjir.
Phonska Plus sendiri memiliki fomulasi N, P dan K masing-masing 15-15-15 dan diperkaya unsur Sulfur dan Zinc.
Berdasarkan pengaplikasian di banyak lahan di Indonesia, pupuk ritel komersil ini mampu meningkatkan produktivitas pertanian.
Tri Wahyudi menambahkan, selain memberikan bantuan, upaya lain yang dilakukan Pupuk Indonesia di Sulsel juga dengan menjaga ketersediaan atau stok pupuk bersubsidi.