Julfi Hadi menyebut Co-Generation berpotensi menambah kapasitas terpasang PGE sampai 230 MW sehingga dapat memberikan dampak signifikan dalam meningkatkan efisiensi energi panas bumi.
Julfi berharap, kemitraan dalam penerapan teknologi ini akan menjadi pendorong utama dalam percepatan transisi energi di Indonesia.
"JDA ini memungkinkan kita tidak lagi hanya fokus pada peningkatan kapasitas listrik, tetapi juga pada percepatan pengembangan energi panas bumi sebagai bagian dari strategi besar transisi energi nasional."
"Dengan menerapkan prinsip-prinsip operational excellence, kami memastikan bahwa setiap tahap dari pengembangan hingga operasi proyek dilakukan dengan efisien dan kualitas tertinggi, sehingga mampu meningkatkan penggunaan energi terbarukan," ujar Julfi.
Baca Juga: KAI Kecam Aksi Pelemparan Batu ke KA Pasundan, Jerat Pidana Penjara Seumur Hidup Menanti Pelaku
Langkah selanjutnya, PGE dan PLN IP berkomitmen untuk menyelesaikan Power Purchase Agreement (PPA) dengan cepat dan efisien untuk memastikan bahwa proyek-proyek ini dapat segera dibangun dan beroperasi sehingga memberikan manfaat optimal.
Kemitraan antara PGE dan PLN IP juga diharapkan dapat menjadi model untuk kolaborasi serupa di masa depan, yang akan mempercepat transisi energi dan mendukung target nasional untuk meningkatkan penggunaan energi terbarukan.
"Kami berharap JDA ini dapat menjadi contoh bagi proyek-proyek energi terbarukan lainnya di Indonesia," ujarnya.
"Dengan sinergi dan kolaborasi yang kuat, kita bisa mencapai tujuan bersama untuk menciptakan masa depan energi yang lebih berkelanjutan," kata Julfi.
Turut hadir dalam penandatanganan JDA, Direktur Proyek dan Operasi Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE), Norman Ginting yang mengapresiasi dan berharap kolaborasi serta sinergi penting ini dapat dilanjutkan.
“Hari ini Pertamina melalui PGE dan PLN melalui PLN IP berhasil menandatangani JDA yang merupakan capaian penting bagi pengembangan panas bumi," kata Norman.
"Pertamina NRE sangat mengapresiasi langkah ini, dan harapannya ke depan, kedua BUMN energi penting bangsa ini bisa berkolaborasi dan bersinergi untuk mendorong dekarbonisasi yang lebih masif," ujar Norman.
Vice President Corporate Communication PT Pertamina (Persero), Fadjar Djoko Santoso mengungkapkan bahwa Pertamina terus mengembangkan energi panas bumi dengan memanfaatkan potensi yang besar di Indonesia.
Baca Juga: 15 Quotes Inspiratif untuk Memperingati Hari Lahir Pancasila 2024