“Selanjutnya, kami juga menggelar Fashion Show on Train dengan melibatkan para mitra yakni Batik Trusmi dan Buttonscarves.
"Acara ini memberikan pengalaman unik bagi para penumpang untuk menikmati busana berkualitas tinggi dalam suasana yang berbeda.
Baca Juga: KAI Rilis Ketentuan Baru Pembatalan Tiket Kereta Api, Prosesnya Jadi Lebih Cepat
"Fashion show ini diadakan sebagai bagian dari upaya KAI untuk mendukung industri fashion lokal serta memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui batik dan produk fashion lainnya kepada masyarakat luas,” kata Hadis.
Pada hari kedua, peserta diajak untuk mengeksplorasi sejumlah obyek wisata Pangandaran seperti body rafting di Green Cranyon serta mengunjungi Desa Wisata Taman Sagati untuk mendalami kebudayaan lokal.
Para peserta dapat menikmati kesenian Badud, yang merupakan kesenian khas dari Pangandaran, Lisung, serta permainan tradisional seperti congklak atau Jajangkungan.
Baca Juga: Terima Sertifikat HPL Lahan Sengketa di Medan, KAI Ucapkan Terima Kasih Kepada Kementerian ATR/BPN
Adapun di hari ketiga, peserta menikmati water sport di Pantai Timur Pangandaran.
Berbagai aktivitas dilakukan untuk menguji adrenalin seperti aqua glade, banana boat, big mable, jumper donut, ufo boat, dan water jump.
“Harapannya, masyarakat semakin banyak yang menggunakan jasa KAI dalam bertransportasi.
"Kegiatan ini juga diharapkan dapat menginspirasi masyarakat yang ingin melakukan liburan bersama terlebih menjelang momen liburan sekolah, dimana seluruh insan KAI akan melayani pelanggan dengan sepenuh hati melalui kemudahan dan inovasi produk,” tutup Hadis Surya Palapa.***