Di sisi lain, pendamping disabilitas sekaligus pendiri Teras Inklusi, Faizah mengapresiasi inisiasi Hutama Karya atas dukungannya kepada KINNI Store yang tidak hanya membantu meningkatkan nilai produksi dan pemasaran produk, tetapi juga memberikan dampak positif yang signifikan terhadap pemberdayaan teman-teman disabilitas di Kabupaten Banjar.
“Terima kasih kepada Hutama Karya atas komitmennya dalam mendukung pengrajin lokal seperti KINNI Store untuk terus memajukan usahanya, sehingga teman-teman yang memiliki keterbatasan seperti ini bisa mendapat kesempatan untuk berkarya serta bekerja sebagai pengrajin,” ujar Faizah.
Kain Sasirangan hasil produksi KINNI Store terbuat dari bahan katun berkualitas tinggi yang dijual secara daring dan luring dengan kisaran harga mulai dari Rp 150 ribu hingga Rp 1 juta per kain, tergantung pada motif dan ukuran.
Kain Sasirangan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, mulai dari pakaian sehari-hari, pakaian formal, hingga dekorasi rumah seperti taplak meja serta hiasan dinding.
Program bantuan UMK Hutama Karya ini sejalan dengan implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) poin 8, yakni meningkatkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.***