rilis-bumn

Marubeni Itochu Tubulars Asia dan PHE Adakan Workshop tentang Teknologi CCS/CCUS

Rabu, 31 Juli 2024 | 16:00 WIB
Marubeni Itochu Tubulars Asia (MITA) dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) selenggarakan workshop tentang teknologi CCS/CCUS (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN - Marubeni Itochu Tubulars Asia (MITA) bekerja sama dengan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) menyelenggarakan workshop bertajuk "Drilling and Well Engineering dan Material Selection (Line Pipe & OCTG) untuk Carbon Capture Storage (CCS) / Carbon Capture Utilization & Storage (CCUS)".

Acara ini berlangsung selama tiga hari di Marriot Hotel Habourbay, Batuampar, dari Senin hingga Rabu (15-17/7).

Kegiatan ini juga melibatkan para ahli terkemuka dari berbagai negara, termasuk Amerika, Jepang, China, Singapura, India, Turki, dan lainnya.

Baca Juga: Kuliner Khas Gayo, Aceh Tengah, Kaya Akan Rempah dengan Rasa Rata-rata Asam Pedas

Workshop yang diikuti sekitar lebih 50 peserta ini bertujuan memberi pemahaman dan informasi lebih luas terhadap teknologi CCS/ CCUS.

Dengan harapan peserta akan mendapatkan kompetensi lebih mendalam terkait CCS/ CCUS, keberhasilan kegiatan ini untuk mendukung penerapan Peraturan Presiden (PERPRES) Nomor 14 Tahun 2024 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Penangkapan dan Penyimpanan Karbon.

Chief Innovation Process & Facility PHE Suryani mengatakan saat ini Pertamina menjadi bagian penting dalam mendukung kegiatan pengurangan emisi Karbon CO2 di wilayah Indonesia.

Baca Juga: Dapatkan Pengalaman Kerja di BUMN, PT Waskita Karya Buka Posisi Magang di Bagian Human Capital Management

and principle, stick dengan speech nya dengan elaborasi kita mensupport government dan Pertamina vision and mission.

Termasuk ESG concern dan partisipasi aktif untuk decarbonisation di world level.

Catatan workshop ini adalah salah satu upaya buat menambah knowledge dan antisiapsi persiapan kita menuju CO2 Business in the near future.

Baca Juga: Operasikan 225 Unit Kapal, ASDP Kukuhkan Diri sebagai Perusahaan Penyeberangan Terbesar di Dunia

“Kalau diliat SKK Migas, pemerintah dan lainnya, sebenarnya sudah bergerak bareng."

"Bahkan Presiden Jokowi sudah membuat Carbon Trading dan lain-lain. Jadi intinya bukan PHE saja yang bergerak, tapi seluruh bagian dari Pertamina,” ujar Suryani disela workshop.

Halaman:

Tags

Terkini