"Selain mengurangi emisi karbon, melalui program konservasi mangrove, kehidupan flora fauna seperti misalnya Lutung Sumatera, Kucing Bakau yang bergantung hidup pada mangrove bisa terjaga ekosistemnya," tambah Pandjie.
Baca Juga: Pemprov Riau Apresiasi Pertumbuhan Ekonomi Berkat Operasi PHR di Blok Rokan
Selain itu, melalui konservasi mangrove juga terjadi peningkatan dari sisi ekonomi.
Hal tersebut ditunjukkan dengan munculnya aktifitas ekonomi kreatif di area sekitar mangrove, seperti coffee shop yang dikelola oleh pemuda setempat yang mampu menghasilkan omset per tahun hingga ratusan juta rupiah.
Dari sisi sosial budaya, terjadi aktifitas edukasi kepada para generasi muda yang diharapkan memahami peran penting dari konservasi mangrove serta manfaat dari mangrove itu sendiri.
Baca Juga: Untuk Kali Ketiga, PHR Temukan Sumber Migas Baru di Blok Rokan dengan Potensi Produksi 3000 BOPD
"Kami berharap, generasi muda memahami pentingnya menjaga kelestarian lingkungan, salah satunya melalui konservasi mangrove ini.
"Upaya ini tentu membutuhkan waktu panjang dan komitmen semua pihak.
"Kami senantiasa terbuka untuk berkolaborasi dengan semua pihak termasuk dengan BRGM selaku badan yang membidangi upaya konservasi mangrove ini," tutup Pandjie.***