Kabar BUMN - Presiden Joko Widodo meresmikan Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur pada Rabu (2/10/2024).
Acara peresmian ini dihadiri oleh Gok Ari Joso Simamora selaku Direktur Utama PT Indra Karya (Persero) dan Firmansyah selaku Direktur Operasi 1 PT Nindya Karya.
Selain peresmian, acara juga diisi dengan kunjungan ke kantor tim Bendungan Temef di Nusa Tenggara Timur.
Bendungan Temef sendiri merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN) yang dibangun oleh dua BUMN anggota Holding BUMN Danareksa yakni PT Nindya Karya dan PT Indra Karya.
Dalam proyek ini, PT Nindya Karya berperan sebagai kontraktor pelaksana pembangunan bendungan.
Sementara PT Indra Karya berperan sebagai Konsultan Perencana serta pengawas pelaksanaan pembangunan bendungan.
Adapun, pembangunan bendungan yang di kelola oleh Kementerian PUPR tersebut memakan waktu sekitar 7 tahun.
Pembangunannya dimulai sejak tahun 2017 hingga diresmikan pada 2 Oktober 2024.
Bendungan Temef terletak di antara 3 desa, 2 kecamatan, Desa Oenino dan Desa Pane Utara, Kecamatan Oenino, dan Desa Konbaki Kecamatan Polen.
Baca Juga: Ingin Bekerja di Perusahaan BUMN? Yuk, Magang di PT Indra Karya, Ini 4 Lowongan yang Dibuka
Lokasi Temef yang strategis ini menjadi kunci pembangunan NTT yang memiliki curah hujan lebih rendah dibandingkan dengan daerah lain.
Memiliki luas genangan 297,78 ha dan daya tampung air hingga 45,78 juta meter kubik, Temef dapat mereduksi banjir di Kabupaten Malaka hingga 15%.