"Dengan Freeport memproduksi 50 ton, Antam 30 ton, ada penghematan cadangan devisa hingga Rp200 triliun dalam 5 tahun, tapi ranking reserve emas batangan dunia nomor satu.
Baca Juga: Erick Thohir Dukung Maung Pindad Jadi Kendaraan Resmi Menteri Kabinet Merah Putih
"Amerika mungkin 8.100 ton, lalu Jerman dan Italia, dan kita baru sekitar 78,5 ton," lanjut Erick.
Erick mendorong, kerja sama tersebut juga diperluas ke sejumlah BUMN-BUMN lain.
Erick berencana membentuk bullion services melalui sinergi antara BUMN seperti Pegadaian, BRI, dan BSI untuk meningkatkan hilirisasi dan performa BUMN sebagai benteng ekonomi nasional.
"Bank ini nantinya akan mendukung perdagangan logam di Indonesia dan mendorong tabungan emas sebagai salah satu pilihan investasi masyarakat.
"Tabungan emas ini perlu kita dorong sebagai opsi bagi masyarakat Indonesia ke depan," sambung Erick.
Erick menyampaikan, program hilirisasi harus berlanjut dan diperluas ke sektor lain, termasuk industri semikonduktor, di mana Indonesia bisa mencontoh langkah-langkah yang dilakukan Malaysia.
Baca Juga: Erick dan Widi Siap Bentuk Tim Bersama untuk Tingkatkan Sektor Pariwisata RI
Untuk itu, lanjut Erick, penguatan ekosistem dalam bentuk kolaborasi menjadi sebuah keharusan bagi BUMN guna meningkatkan kontribusi dalam program hilirisasi.
Hal ini sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo yang ingin Indonesia menjadi tetangga yang baik untuk semua negara di dunia dan ingin menjadi bagian dari rantai pasok dunia.
"Bapak Presiden Prabowo akan travel ke Cina, Amerika Serikat, Brasil, tidak lain memberikan posisi bahwa Indonesia sejak kita lahir memang kita merupakan salah satu center of the world dari berbagai kebijakan politik atau nanti ke depan sebagai kebijakan ekonomi," kata Erick.
Baca Juga: Transisi Energi Hijau: PLN EPI Pacu Pemanfaatan Biomassa di Bawah Kepemimpinan Erick Thohir
Demikian siaran pers ini dibuat untuk disebarluaskan sebagaimana mestinya.***