rilis-bumn

PHE ONWJ dan Dinas Kehutanan Jawa Barat Jaga Alam Pesisir dengan Teknologi Tepat Guna

Sabtu, 16 November 2024 | 11:00 WIB
Penandatanganan komitmen bersama tentang Rehabilitasi Hutan dan Lahan Serta Pengabdian kepada Masyarakat di Pesisir Pantai Utara Jawa Barat. (DOK.Pertamina Hulu Energi)

Kabar BUMN - Pertamina Hulu Energi Offshore North West Java (PHE ONWJ) yang tergabung dalam Subholding Upstream Regional Jawa, berkolaborasi dengan Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Barat untuk pelestarian lingkungan.

Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Komitmen Bersama dalam program "Rehabilitasi Hutan dan Lahan serta Pengabdian kepada Masyarakat di Pesisir Pantai Utara Jawa Barat".

Penandatanganan ini dilakukan oleh Kepala Dinas Kehutanan Jawa Barat, Dodit Ardian Pancapana, dan Senior Manager Relations Pertamina Subholding Upstream Regional Jawa, Agus Suprijanto, pada acara yang digelar di Taman Hutan Raya Juanda, Bandung, Kamis (7/10/2024).

Baca Juga: Bisa Rileks Kapan Saja, Gracia Spa Resort Subang Tawarkan Kolam Air Panas Nonstop

Komitmen bersama ini merupakan bagian dari upaya besar dalam menjaga kelestarian lingkungan, serta bentuk nyata dari program tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) PHE ONWJ.

Selain itu, komitmen ini menunjukkan kolaborasi kompetensi teknis dari masing-masing instansi guna memastikan keberlanjutan program pengembangan masyarakat dan lingkungan. 

Dalam sambutannya, Dodit mengungkapkan bahwa salah satu fokus utama dari komitmen ini adalah implementasi teknologi tepat guna appostraps, yaitu alat yang berfungsi sebagai pemecah, peredam ombak, dan sedimen traps.

Baca Juga: Deadline Akhir November, PT SUCOFINDO Cabang Palembang Buka Lowongan Pekerjaan Posisi Analyst 1 untuk Penempatan di Prabumulih, Sumatera Selatan

Teknologi ini telah dipasang di beberapa wilayah pesisir Jawa Barat dan terbukti memberikan dampak positif dalam menjaga kestabilan ekosistem pantai.

"Appostraps adalah inovasi sederhana yang sangat bermanfaat untuk pencegahan abrasi, sekaligus mengembalikan daratan yang hilang akibat abrasi.

"Sedimentasi yang terbentuk dari hasil instalasi appostraps menjadi daratan, yang kemudian dimanfaatkan untuk penanaman mangrove, sehingga ekosistem pesisir dapat terjaga dengan baik," jelas Dodit.

Baca Juga: Menikmati Pesona Malam di Magelang: 5 Destinasi yang Wajib Kamu Kunjungi

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam melestarikan hutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.

"Tidak bisa hanya satu pihak yang bekerja untuk melestarikan hutan dan menjaga keberlanjutan lingkungan. Kolaborasi ini adalah bukti nyata bahwa pemerintah dan sektor swasta bisa bersinergi untuk tujuan bersama," tambah Dodit.

Halaman:

Tags

Terkini