rilis-bumn

Salut! Pertamina EP Zona 4 Sukses Peroleh Tambahan Produksi 1.250 BOPD dan 1.096 MMSCFD dari Sumur LKT-01

Selasa, 31 Desember 2024 | 12:00 WIB
Ilustrasi. Sumur LKT-01 di Field Prabumulih berhasil melampaui target produksi minyak hingga 625% dengan 1.250 barel minyak per hari (BOPD) dan 1.096 juta kaki kubik per hari (MMSCFD). (pertamina.com)

Kabar BUMN - PT Pertamina EP kembali menorehkan prestasi membanggakan di akhir tahun 2024.

Sumur LKT-01 di Field Prabumulih berhasil melampaui target produksi minyak hingga 625%, mencapai angka fantastis 1.250 barel minyak per hari (BOPD) dan 1.096 juta kaki kubik per hari (MMSCFD).

Sumur LKT-01, yang juga dikenal dengan nama LBK25, berhasil mencatatkan angka produksi yang mengesankan pada uji produksi awalnya. Dengan sembur alam open flow, sumur ini menghasilkan 3.283 BOPD untuk produksi minyak dan 3,02 MMSCFD untuk gas.

Baca Juga: Tingkatkan Literasi, Pertamina EP Jatibarang Field Salurkan Ratusan Buku di Indramayu

Angka ini menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah di wilayah kerja Pertamina, memberikan predikat sebagai sumur uji produksi dengan capaian tertinggi di seluruh Wilayah Kerja Pertamina.

General Manager PT Pertamina Hulu Rokan Zona 4, Djudjuwanto, “Program LKT-01 ini adalah tonggak penting dalam upaya kami untuk meningkatkan kapasitas produksi dan mendukung pencapaian swasembada energi di Indonesia.”

Dengan penerapan tata nilai AKHLAK, tim Zona 4 selalu bekerja sama untuk memitigasi potensi risiko drilling hazard yang mungkin ditemui selama operasi pemboran.

Baca Juga: Kolaborasi Strategis Pertamina EP Pangkalan Susu dan PLN untuk Transisi Energi Bersih

Program pemboran yang menggunakan Rig PDSI D1500-E / 29.3 – 1500 HP ini berhasil dilaksanakan selama 49 hari dengan kondisi operasi yang berjalan dengan aman dan lancar.

SSDP Senior Manager Reza Nur Ardianto juga menyampaikan bahwa pemboran sumur ini dilakukan setelah berhasil menyelesaikan kompleksitas pemboran pada Formasi Talang Akar (TAF), yang terletak di blok interfield Lembak, Kemang, dan Tapus.

Keberhasilan produksi dari sumur LKT-01 yang berlokasi di area tersebut membuka peluang besar untuk peningkatan produksi di Field Prabumulih, khususnya pada wilayah Lembak, Kemang, dan Tapus yang sebelumnya belum diproduksikan.

Baca Juga: Pertamina EP Sangasanga Field Kenalkan Pesona Kalimantan di Belanda

"Keberhasilan ini merupakan hasil dari upaya eksplorasi yang intensif dan analisis data yang mendalam. Kami yakin bahwa masih banyak potensi yang belum tergarap di area ini," Jelas Reza.

Menurut Pambudi Suseno, Sub Surface Development Area 2 Manager, keberhasilan pemboran di LKT-01 memotivasi tim untuk melakukan pencarian lebih lanjut terhadap reservoir atau cadangan minyak baru yang belum pernah diproduksikan.

Halaman:

Tags

Terkini