rilis-bumn

Menteri PU Tinjau Dua Proyek Bendungan Garapan Waskita Karya di Jawa Tengah, Pastikan Aliri Air ke Lahan Irigasi

Senin, 6 Januari 2025 | 15:00 WIB
Menteri PU, Dody Hanggodo meninjau proyek Bendungan Jragung dan Jlantah garapan Waskita Karya di Jawa Tengah. (DOk.PT Waskita Karya)

Bendungan berkapasitas tampung 90 juta meter kubik (m3) dan luas genangan 451 hektare (ha) tersebut juga dapat menyuplai air baku sebesar 1 m3 per detik ke Semarang, Demak, serta Grobogan.

Baca Juga: INALUM Gelar Operasi Katarak Gratis, Kembalikan Harapan Lansia Melihat Dunia

Lalu mampu mereduksi banjir hingga 45 persen.

"Bendungan multifungsi ini turut mendukung ketahanan energi. Itu karena, berpotensi menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLMTH) berkapasitas sebesar 1.400 kilowatt (kw)," ujar Dhetik dalam keterangan resmi, Jumat (3/1/2025).

Ia menambahkan, keberadaan Bendungan Jragung juga bisa dikembangkan menjadi objek pariwisata maupun agrowisata. Dengan begitu, dapat melibatkan para pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di sekitar lokasi.

Baca Juga: Sudah Dimulai per 1 Januari 2025, Distribusi Pupuk Bersubsidi Resmi Berjalan!

Dalam kunjungannya ke Bendungan Jlantah, Dody juga memastikan proyek tersebut sudah siap digunakan.

"Saya tinjau persiapannya sebelum diresmikan oleh Pak Presiden atau Wakil Presiden," ujar dia.

Dhetik pun mengatakan, Bendungan Jlantah dapat mendorong ketahanan pangan sesuai arahan pemerintah dan Asta Cita Presiden.

Baca Juga: Finnet dan Muhammadiyah Luncurkan WA Bot, Mudahkan Kegiatan Administrasi Anggota

Proyek itu, lanjutnya, mampu meningkatkan produktivitas pertanian.

"Sebelumnya pengairan sawah di sekitar Kabupaten Karanganyar mengandalkan tadah hujan.

"Maka nantinya melalui saluran irigasi dari Bendungan Jlantah, panen bisa dilakukan sebanyak tiga kali dalam setahun, sehingga tidak lagi bergantung pada musim," tutur Dhetik.

Baca Juga: Kesempatan Berkarier di BUMN untuk Lulusan SMA Sederajat, PT MUM Buka Loker Office Boy di Jakarta Selatan

Manfaat lainnya, lanjut dia, keberadaan Bendungan Jlantah bisa meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) dari 172 persen menjadi 272 persen pada lahan seluas 806 ha. IP pada lahan seluas 688 ha pun berpotensi mencapai 272 persen.

Halaman:

Tags

Terkini