Kabar BUMN – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) terus memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan lingkungan.
Terbaru, ASDP menggelar aksi penanaman 57 bibit pohon mangga di kawasan Bakauheni Harbour City (BHC), Lampung Selatan.
Uniknya, bibit pohon ini berasal dari konversi hasil penjualan produk UMKM binaan ASDP yang dijual melalui vending machine.
Baca Juga: Diskon 50% untuk Sewa Tenant Rest Area JTTS! Promo Berlaku 12–28 Februari 2025
Dengan begitu, inisiatif ini tak hanya berdampak pada pelestarian lingkungan, tetapi juga mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menegaskan bahwa program penghijauan ini merupakan bagian dari langkah ASDP dalam meningkatkan kualitas udara, mengurangi emisi karbon, serta menciptakan ekosistem yang lebih sehat, khususnya di wilayah operasional ASDP.
"Penanaman pohon terbukti efektif dalam menyerap karbon, meningkatkan kadar oksigen, mencegah banjir dan erosi, serta menjaga cadangan air tanah.
Baca Juga: Titi Lumaku Gatra 2: Menyingkap Cerita Tersembunyi di Balik Benteng Vredeburg, Siap Menjelajah?
"Lebih dari itu, dengan menghubungkan program ini dengan penjualan produk UMKM, ASDP ingin menciptakan dampak yang lebih luas bagi lingkungan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat," ujar Shelvy.
Upaya ini melanjutkan komitmen ASDP dalam penghijauan yang telah dilakukan pada tahun 2024.
Pada tahun lalu, perusahaan berhasil menanam 5.000 pohon mangrove di Tangerang dan Lombok Timur.
Baca Juga: Perumnas dan Rumah BUMN Hadir di INACRAFT 2025, Dorong UMK Binaan Naik Kelas
Program ini berkontribusi pada penyerapan emisi karbon sebesar 1.116 ton karbon dioksida ekuivalen (tCO₂e) serta membantu pemulihan ekosistem pesisir sebagai habitat alami berbagai jenis flora dan fauna.
Selain penghijauan, ASDP juga aktif dalam program Reverse Vending Machine (RVM) sebagai bagian dari pengelolaan sampah plastik yang lebih bertanggung jawab.