Mudik Lebih Nyaman! ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Ferry via Ferizy Lebih Awal

Photo Author
Amalia R, Kabar BUMN
- Minggu, 16 Februari 2025 | 14:30 WIB
ASDP mengimbau pemudik membeli tiket ferry lebih awal via Ferizy untuk menghindari antrean dan memastikan perjalanan lancar saat mudik Lebaran dan Nyepi. (Dok. ASDP)
ASDP mengimbau pemudik membeli tiket ferry lebih awal via Ferizy untuk menghindari antrean dan memastikan perjalanan lancar saat mudik Lebaran dan Nyepi. (Dok. ASDP)

Kabar BUMN - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengingatkan masyarakat yang berencana melakukan perjalanan mudik menggunakan kapal ferry untuk segera membeli tiket secara online melalui Ferizy.

Dengan tingginya minat terhadap perjalanan penyeberangan selama libur panjang Idul Fitri dan Nyepi.

ASDP menegaskan bahwa tiket hanya bisa dibeli secara daring karena kini tidak ada lagi penjualan tiket di pelabuhan.

Baca Juga: BNI Raih Dua Penghargaan Bergengsi di Ajang Internasional Perbankan Digital

Corporate Secretary ASDP, Shelvy Arifin, menyatakan bahwa layanan tiket online telah diterapkan di 40 pelabuhan penyeberangan di seluruh Indonesia melalui aplikasi dan website Ferizy.

Langkah ini bertujuan meningkatkan kenyamanan, efisiensi, dan standar layanan bagi pengguna jasa di era digital.

“Tiket ferry telah tersedia sejak H-60 sebelum keberangkatan."

Baca Juga: Contoh Jawaban Sopan untuk Menolak Undangan Buka Bersama Agar Tidak Terkesan Mengada-ada

"Jadi, kami mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pembelian agar perjalanan lebih nyaman dan terencana."

"Pastikan sudah memiliki tiket sebelum tiba di pelabuhan, karena tanpa tiket yang valid, pengguna jasa tidak akan bisa menyeberang,” ujarnya.

Transformasi layanan ASDP melalui digitalisasi tiket sudah berlangsung sejak 2018 dan semakin berkembang sejak peluncuran resmi Ferizy pada 2020.

Baca Juga: KAI Commuter Luncurkan Kartu Disabilitas untuk Memastikan Penggunanya Leluasa Bepergian dengan Commuter Line

Pengguna Ferizy meningkat signifikan, dari 438.105 pengguna di tahun pertama menjadi lebih dari 2,78 juta pengguna per Januari 2025.

Digitalisasi ini mempermudah pemesanan tiket, mengurangi antrean panjang saat lonjakan penumpang, serta menekan praktik percaloan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Amalia R

Tags

Artikel Terkait

Terkini