Presiden Prabowo juga menjelaskan bahwa produksi emas naik dari 100 ton per tahun menjadi 160 ton. Ekosistem pelayanan perlu perbaikan untuk mempercepat tabungan dan meningkatkan Cadangan emas.
Baca Juga: Pertamina Pastikan Kualitas Pertamax RON 92 yang Beredar Saat Ini Sesuai Standar Ditjen Migas
Dengan adanya Bank Emas ini, Presiden Prabowo memberikan arahan untuk memperbaiki ekosistem pelayanan yang akan semakin mempercepat Tabungan emas dan meningkatkan cadangan-cadangan emas Indonesia.
“Saya kira apa yang tadi diperlihatkan sesuatu yang sangat membanggakan, kita harapkan bahwa ini akan meningkatkan Produksi Domestik Bruto kita kurang lebih bisa menambah Rp245 Triliun.
"Kemudian, memperluas devisa, membantu menghemat devisa negara karena dari hulu hingga hilir karena emas akan diolah dan disimpan di dalam negeri dan tidak mengalir ke luar negeri, serta meningkatkan juga pengendalian stabilitas moniter melalui mekansime likuiditas emas kepada bank emas serta melakukan transaksi emas di dalam negeri,” jelasnya.
Baca Juga: Diskon Tambah Daya PLN sampai 50%, Simak Syarat dan Ketentuannya!
Menteri BUMN, Erick Thohir, dalam sambutannya menyatakan bahwa peresmian Bank Emas ini adalah sebuah langkah historis bagi Indonesia.
Erick mengungkapkan, ini merupakan Langkah strategis yang diambil oleh Bapak Presiden, mengingat Indonesia adalah negara dengan cadangan emas terbesar k- 6 di dunia sebesar 2.600 ton.
Di sisi lain, simpanan emas Batangan nasional menempati peringkat ke- 45 dunia.
Baca Juga: Sambut Ramadhan, PT Timah Tbk Siap Menebar Kebaikan Melalui Berbagai Program
"Alhamdulillah, ini adalah sejarah yang luar biasa. Dengan dukungan penuh dari Presiden, serta kerja sama seluruh kementerian dan pihak terkait, hari ini kita resmi meluncurkan sebuah ekosistem, alur pasok, dan perdagangan emas nasional," ujar Erick.
Menurutnya, ini membuktikan bahwa Indonesia mampu melangkah maju dan mandiri.
Menteri BUMN menambahkan, saat ini, Indonesia memiliki cadangan emas sekitar 201 ton, jauh tertinggal dibandingkan negara tetangga seperti Singapura yang memiliki 228 ton.
Baca Juga: 10 Ucapan Sambut Bulan Ramadan 2025, Cocok Dibagikan ke Keluarga
Meski demikian, dengan percepatan produksi emas nasional, cadangan emas Indonesia diproyeksikan meningkat secara signifikan dalam lima tahun ke depan.
“Dalam waktu 5 tahun, berdasarkan paparan dari Pegadaian saja, bisa meningkat sampai 219 ton, belum di BSI kalau 219 ton saat ini maka 5 tahun ke depan sudah hampir 440 ton, jadi ini sebuah peningkatan yang luar biasa dalam waktu 5 tahun,” jelas Erick