Informasi tersebut selanjutnya diolah sebagai basis pengambilan keputusan manajemen lalu lintas, termasuk rekayasa lalu lintas apabila terjadi kepadatan di ruas tol.
Baca Juga: Seperti di Eropa, Kota-kota Ini Suhunya Jauh Lebih Dingin dari Kota Lain di Indonesia
"Sebagai operator jalan tol pertama di Indonesia yang mengimplementasikan teknologi Intelligent Transport System (ITS), Jasa Marga terus mengembangkan teknologi ini melalui super-app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID)," kata Yoga.
Teknologi ini digunakan oleh petugas JMTC untuk menjawab kebutuhan dalam pengelolaan pelayanan jalan tol yang terintegrasi sekaligus menjadi sumber dari pusat pengendali dan informasi lalu lintas untuk pengguna jalan.
Jasa Marga, lanjut Yoga, juga mempunyai aplikasi Travoy yang dapat memberikan informasi rekayasa lalu lintas dan kondisi lalu lintas terkini di jalan tol Jasa Marga Group tersebut.
Baca Juga: Promo Mudik Lebaran 2025: Hemat 25% untuk Tiket Kereta Keberangkatan 8-11 April
Aplikasi Travoy juga dapat diakses langsung oleh pengguna jalan guna membantu mereka dalam merencanakan perjalanan.
"Sehingga pengguna jalan dapat mengakses informasi tersebut melalui aplikasi Travoy yang memiliki fitur CCTV Real Time, Travoy Journey, Cetak Struk Digital, Tarif Tol, hingga event lalu lintas yang dilengkapi dengan push notification," imbuh Yoga.
Dalam kunjungan tersebut, Wapres Gibran berpesan kepada seluruh jajaran yang bertugas di Jasa Marga terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat khususnya dalam memastikan kelancaran mudik tahun ini.
Baca Juga: PT Timah Gencarkan Layanan Kesehatan Gratis untuk Warga Lingkar Tambang
Dengan kolaborasi berbagai pihak, Jasa Marga berkomitmen memberikan pengalaman perjalanan yang aman, lancar, tenang dan menyenangkan selama libur Idulfitri 1446H dan Nyepi Tahun 2025, menciptakan momen yang tidak terlupakan bagi seluruh pengguna jalan.***