rilis-bumn

PHE OSES Selamatkan Tiga Nelayan Terombang-ambing di Kepulauan Seribu

Selasa, 13 Mei 2025 | 12:00 WIB
Tiga nelayan yang hanyut di Kepulauan Seribu berhasil diselamatkan kru PHE OSES. Evakuasi dilakukan cepat dan para korban kini dalam kondisi sehat. (Dok. Pertamina)

Kabar BUMN – Tiga nelayan berhasil diselamatkan oleh kru dari PT Pertamina Hulu Energi Offshore South East Sumatra (PHE OSES) Regional Jawa Subholding Upstream Pertamina, setelah ditemukan hanyut di sekitar Anjungan FARIDA-C, Central Business Unit, sekitar 15 mil dari barat Pulau Sabira, Kepulauan Seribu, pada Minggu sore (11/5).

Ketiga orang tersebut masing-masing adalah NA (24 tahun), MAS (29 tahun), dan IMR (25 tahun).

Ketiganya merupakan anak buah kapal KM Sambu Jaya yang berangkat dari Muara Angke untuk mencari cumi-cumi di perairan sekitar Kepulauan Seribu.

Baca Juga: Dorong UMKM Lebih Tangguh, Pupuk Kaltim Bekali Pelaku Usaha dengan Edukasi K3 dan Lingkungan Lewat Program PKT KARUNIA

Sekitar pukul 17.30 WIB menjelang magrib, kru PHE OSES yang berada di atas barge AWB COSL#223 melihat tiga orang terapung di sisi kiri haluan kapal.

Menyikapi hal itu, kru segera melaksanakan prosedur penyelamatan dengan melemparkan pelampung lingkaran (life ring) ke arah para nelayan yang terombang-ambing.

Nelayan pertama berhasil ditarik ke kapal sekitar pukul 17.40 WIB. Sepuluh menit kemudian, korban kedua juga berhasil dievakuasi. Namun, karena arus laut cukup deras, nelayan ketiga terbawa semakin jauh dari lokasi awal.

Baca Juga: BSI Mantapkan Posisi Global: Lompatan Kinerja, Ekspansi Timur Tengah, dan Komitmen Syariah

Untuk menyelamatkannya, PHE OSES mengerahkan kapal Anchor Handling Tugs (AHT) Singgasana Laut. Proses evakuasi seluruh korban rampung sekitar pukul 18.20 WIB.

Tim kemudian melakukan penyisiran lanjutan hingga malam untuk memastikan tidak ada korban lain, dan hasilnya dinyatakan tidak ada tambahan korban.

General Manager PHE OSES, Antonius Dwi Arinto, memberikan apresiasi atas respons cepat kru PHE OSES dalam menyelamatkan para nelayan tersebut.

Baca Juga: NextDev Summit 2025: Telkomsel Dorong Startup Lokal Manfaatkan AI untuk Solusi Inovatif yang Memberi Dampak Sosial

“Sebagai perusahaan migas yang beroperasi di lepas pantai, kami selalu memperhatikan aspek keselamatan para pekerja, dan juga kondisi di sekitar wilayah operasi kami,” ungkapnya.

Setelah berhasil diselamatkan, ketiga nelayan langsung dibawa ke barge AWB COSL#223 untuk mendapatkan pertolongan medis. Mereka juga diberikan pakaian bersih, makanan, dan minuman.

Halaman:

Tags

Terkini