rilis-bumn

Bio Farma Perkuat Posisi Indonesia dalam Ekosistem Farmasi Halal Global

Sabtu, 21 Juni 2025 | 14:30 WIB
Bio Farma tegaskan komitmen membangun ekosistem farmasi halal global lewat IIHF 2025 dan kolaborasi lintas sektor menuju standar halal internasional. (Dok. Bio Farma)

Kabar BUMN – PT Bio Farma (Persero), sebagai BUMN terbesar di sektor farmasi di Indonesia dan pemasok vaksin ke lebih dari 150 negara, kembali menunjukkan tekad kuatnya untuk memimpin pengembangan ekosistem farmasi halal, baik secara nasional maupun internasional.

Salah satu langkah strategis ini ditunjukkan lewat partisipasinya dalam Indonesia International Halal Festival (IIHF) 2025 yang berlangsung pada 20–22 Juni 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC).

Perhelatan IIHF 2025 dibuka oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH), Ahmad Haikal Hassan, dan diikuti oleh peserta dari 25 negara.

Baca Juga: Diskon 50% Tiket Kereta Api Masih Bisa Dinikmati hingga 31 Juli 2025, Rencanakan Liburan Hemat Bersama KAI

Dalam sambutannya, Ahmad Haikal Hassan menyampaikan bahwa konsep halal kini telah berevolusi menjadi bagian dari gaya hidup modern, yang mencerminkan nilai-nilai kebersihan, kesehatan, dan kepercayaan.

Ia mengajak seluruh pihak untuk mendorong agar "Halal Indonesia" dapat menjadi standar yang diakui secara global.

Saat berkunjung ke booth milik Bio Farma, Ahmad Haikal menyatakan bahwa “Bio Farma satu – satunya perusahaan vaksin di Indonesia dan sudah go global yang memiliki komitmen tinggi terhadap prinsip halal.”

Baca Juga: Telkomsel Tutup IBFEST Series 9 di Gresik, Jangkau Lebih dari 10 Ribu Pelajar dan Guru di Seluruh Indonesia

Direktur Pemasaran PT Bio Farma (Persero), dr. Kamelia Faisal, MARS, menekankan peran penting perusahaan dalam mendorong terbentuknya ekosistem farmasi halal dari hulu ke hilir, tak hanya dalam skala nasional tapi juga global.

“Prinsip halal kami terapkan sejak tahap awal riset dan pengembangan. Kami juga aktif berkolaborasi lintas sektor, dengan akademisi, regulator, ulama, hingga komunitas internasional, untuk mendukung harmonisasi standar halal antarnegara,” jelas Kamelia.

Sebagai eksportir produk ke lebih dari 150 negara, termasuk negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, Bio Farma telah berhasil mendapatkan sertifikasi halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk produk-produk seperti vaksin meningitis, BCG, dan Flubio.

Baca Juga: Info Loker BUMN untuk Lulusan SMA dari PT MUM, Penempatan Jakarta Selatan, Simak Posisi dan Cara Daftarnya

Kamelia menambahkan bahwa Bio Farma kini berperan sebagai center of excellence bagi negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) yang ingin membangun industri vaksin halal mereka sendiri.

“Pasar halal global adalah peluang jangka panjang yang sangat strategis, khususnya di sektor farmasi dan life sciences."

Halaman:

Tags

Terkini