Kabar BUMN - PT Pupuk Indonesia (Persero) terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Kali ini, Pupuk Indonesia berkolaborasi dengan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk mempercepat penebusan pupuk bersubsidi di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.
Langkah konkret dari kolaborasi ini diwujudkan melalui kegiatan "Rembuk Tani dan Tebus Bersama" yang diselenggarakan di Kios Tani Boddong Sapaya.
Baca Juga: Ada Pemandangan Mahal Tersembunyi di Balik Tiket Rp10 Ribu, Segera Meluncur ke Malang!
Tri Wahyudi Saleh, Direktur Manajemen Aset Pupuk Indonesia, hadir langsung dalam kegiatan ini.
Ia mengajak seluruh petani terdaftar untuk segera melakukan penebusan pupuk bersubsidi sesuai dengan alokasi yang ditetapkan Pemerintah.
Lebih lanjut Tri Wahyudi mengatakan bahwa Kabupaten Gowa menjadi salah satu wilayah yang mendapatkan alokasi pupuk subsidi dalam jumlah besar dan dapat dimanfaatkan oleh sekitar 87 ribu petani.
Hingga saat ini, realisasi penebusan baru mencapai 21 persen dari total alokasi.
“Kabupaten Gowa memiliki alokasi pupuk yang sangat besar, termasuk pupuk organik, yang merupakan sebuah potensi luar biasa. Kami mengajak para petani yang telah terdaftar untuk memanfaatkan haknya secara maksimal.
“Dengan melakukan penebusan, kita dapat bersama-sama meningkatkan produktivitas pertanian dan mencapai hasil panen yang lebih baik,” ungkapnya.
Baca Juga: Tempat-tempat Wisata Indah yang Hanya Bisa Ditemukan di Sumba
Melalui kolaborasi antara Pupuk Indonesia dengan Kementan, Tri Wahyudi berharap dapat mendorong petani terdaftar untuk menebus pupuk bersubsidi dan segera memanfaatkan pupuk untuk meningkatkan produktivitas serta berkontribusi pada swasembada pangan.