Pengadaan fasilitas air bersih ini dilakukan dengan skema pembiayaan bersama.
Baca Juga: Tembus Pasar Nasional Bersama SIG, Ibu-Ibu Desa Glebeg Sukses Raup Ratusan Juta dari Minuman Herbal
Dana Desa (DD) digunakan untuk pengeboran sumur, sementara sistem pipanisasi hingga ke rumah-rumah warga difasilitasi oleh program TJSL SIG.
Pengelolaan fasilitas dipercayakan kepada Himpunan Penduduk Pemakai Air Minum (HIPPAM) untuk memastikan keberlanjutan operasionalnya.
Rasidan (77), warga Dusun Bulu, turut merasakan dampak positifnya.
Baca Juga: SIG Suplai 29.990 Ton Semen untuk Tol Bocimi, Dorong Pariwisata dan UMKM Jawa Barat
Ia mengaku kini tak lagi terbebani biaya tinggi untuk air.
“Dulu kami harus beli air, mahal. Tapi sekarang sudah mengalir ke rumah dan biayanya ringan.
"Terima kasih kepada SIG dan pemerintah desa yang telah memperjuangkan ini untuk warga,” ungkapnya.
Baca Juga: Program Bumi Kartini SIG Hadirkan Dampak Besar bagi Masyarakat Desa Ngampel, Blora
Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menegaskan bahwa perusahaan selalu menjalankan program TJSL secara terukur dan berkelanjutan melalui kerja sama erat dengan pemerintah desa dan masyarakat.
"SIG tidak hanya berfokus pada operasional bisnis, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk turut membangun kualitas hidup masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
"Akses terhadap air bersih adalah kebutuhan dasar yang menjadi prioritas dalam mendukung kesehatan, produktivitas, dan kesejahteraan warga.
Baca Juga: Kapasitas PLTS Naik 6 Kali Lipat, SIG Tingkatkan Dekarbonisasi dan Transisi Industri Hijau
"Harapannya, infrastruktur air bersih ini tidak hanya dimanfaatkan secara optimal, tetapi juga dijaga dan dikembangkan secara berkelanjutan untuk keberlangsungan generasi berikutnya," ujar Vita Mahreyni.***