“Kebijakan ini bukan represif, tapi korektif. Tujuannya agar pengguna jasa disiplin dan tertib mengikuti prosedur,” tegas Syamsudin.
Bersama operator penyeberangan dan regulator, ASDP terus mengedukasi pengguna jasa agar memanfaatkan fitur pembaruan data di Ferizy.
Baca Juga: Langkah Taktis ASDP Atasi Lonjakan Logistik di Pelabuhan Ketapang
Verifikasi menyeluruh terhadap semua penumpang, termasuk bayi, ditekankan sebagai langkah perlindungan nyawa, bukan sekadar formalitas.
Shelvy menutup dengan penegasan bahwa manifest harus menjadi representasi nyata upaya perlindungan jiwa di setiap perjalanan.
“Kolaborasi lintas sektor, disiplin pengguna jasa, pemanfaatan teknologi, dan pengawasan regulator akan memperkuat keselamatan penyeberangan nasional,” ujarnya.***