rilis-bumn

PERURI Dorong Konservasi Terumbu Karang di Banyuwangi untuk Jaga Laut dan Kembangkan Ekowisata

Kamis, 14 Agustus 2025 | 15:00 WIB
PERURI bersama BUMN dan LMI tanam 2.500 bibit terumbu karang di Banyuwangi untuk jaga ekosistem laut, kurangi emisi karbon, dan kembangkan ekowisata. (Dok. PERURI)

Kabar BUMN – PERURI bersama sejumlah BUMN berkolaborasi dengan Lembaga Manajemen Infaq (LMI) menggelar Program Konservasi Terumbu Karang di Pesisir Bangsring, Desa Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, pada Kamis (7/8).

Inisiatif ini bertujuan memulihkan kerusakan terumbu karang, menjaga kelestarian ekosistem laut, mengurangi emisi karbon, sekaligus mendorong potensi ekowisata bahari di wilayah tersebut.

Program konservasi ini diikuti oleh PERURI, Hutama Karya, Adhi Karya, Waskita Karya, Brantas Abipraya, PT PP, Wijaya Karya, BNI, dan LMI.

Baca Juga: Semarakkan HUT RI ke-80, SPJM Pastikan TKBM Tetap Sehat dan Produktif dengan Pemeriksaan Gratis

Sebanyak 2.500 bibit terumbu karang dari berbagai jenis seperti Acropora Tenuis, Montipora Foliosa, Montipora Aequituberculata, dan Montipora Danae, ditanam di area seluas 200 meter persegi.

Selama satu tahun ke depan, seluruh bibit akan mendapat perawatan dan pemantauan rutin dari LMI.

Lokasi penanaman dipilih karena memiliki sejarah kerusakan akibat praktik penangkapan ikan yang merusak pada periode 1990–2010.

Baca Juga: Sambut HUT Ke-80 RI, ANTAM Luncurkan Emas Gift Series “Simfoni Ibu Pertiwi” untuk Rayakan Cinta Tanah Air

Berkat upaya nelayan setempat melalui transplantasi karang, sebagian ekosistem mulai pulih. Dengan adanya program ini, kawasan pelestarian yang saat ini seluas 1,25 hektar diharapkan dapat berkembang hingga mencapai potensi maksimal 15 hektar.

Manajer Corporate Communication PT Adhi Karya, Aan Susanto, yang mewakili kolaborasi TJSL BUMN, menyampaikan bahwa penanaman terumbu karang menjadi bukti nyata komitmen BUMN untuk menjaga lingkungan.

“Dengan ekosistem terumbu karang yang terjaga, perekonomian masyarakat akan meningkat, pendapatan nelayan bertambah, dan pariwisata dapat berkembang,” ujarnya.

Baca Juga: Rayakan HUT ke-80 RI, InJourney Destination Sajikan Kemeriahan di TWC dan TMII

Dukungan juga datang dari pihak pemerintah daerah. Kepala Bidang Kelautan, Pesisir, dan Pengawasan Dinas Kelautan dan Perikanan Jawa Timur, Awal Rush A Rendy, menilai program ini strategis untuk memperkuat populasi ikan karang dan menjaga keanekaragaman hayati perairan Selat Bali.

“Terumbu karang yang tumbuh subur akan menjadi habitat alami ikan, yang sangat penting bagi nelayan dan daya tarik wisata bahari,” katanya.

Halaman:

Tags

Terkini