rilis-bumn

SIG Dukung Pembangunan Tol Semarang–Demak Seksi 1 dengan Pasok 22.184 Ton Semen

Kamis, 14 Agustus 2025 | 16:30 WIB
SIG pasok 22.184 ton semen untuk Tol Semarang–Demak Seksi 1, proyek strategis yang juga menjadi solusi banjir rob dan penggerak ekonomi daerah. (Dok. SIG)

Kabar BUMN - Pemerintah mempercepat pembangunan Tol Semarang–Demak Seksi 1 (Kaligawe–Sayung) sepanjang 10,64 km.

Infrastruktur yang dibangun di atas laut ini memiliki peran vital, bukan hanya untuk memperkuat konektivitas, tetapi juga sebagai langkah penanggulangan banjir rob di Semarang dan sekitarnya.

PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mendukung pembangunan Seksi 1A dan 1B tol tersebut dengan memasok 22.184 ton semen hingga Juli 2025.

Baca Juga: PERURI Dorong Konservasi Terumbu Karang di Banyuwangi untuk Jaga Laut dan Kembangkan Ekowisata

Tol Semarang–Demak Seksi 1 termasuk Proyek Strategis Nasional yang ditargetkan selesai pada 2027.

Kehadirannya diharapkan memangkas waktu tempuh Semarang–Demak dari 30 menit saat kondisi normal dan 60 menit saat macet menjadi hanya 10–20 menit.

Dari total panjang jalan tol, 6,7 km di antaranya berfungsi sebagai tanggul laut untuk mengatasi banjir rob yang kerap melanda wilayah Kaligawe, Genuk, Sayung, hingga kawasan industri Terboyo.

Baca Juga: Bio Farma Kantongi Sertifikat Halal untuk Enoxaparin Sodium, Perluas Akses Obat Halal di Tanah Air

Sebelumnya, SIG juga ambil bagian dalam pembangunan Seksi 2 Tol Semarang–Demak (Sayung–Demak) sepanjang 16,31 km yang telah diresmikan pada 2023, dengan total pasokan semen mencapai 156.905 ton.

Corporate Secretary SIG, Vita Mahreyni, menyampaikan bahwa Tol Semarang–Demak merupakan proyek multifungsi yang penting bagi infrastruktur nasional.

Kehadiran tol ini akan mengurangi kepadatan lalu lintas di jalur Pantura Jawa Tengah sekaligus menjadi solusi banjir rob.

Baca Juga: Strategi Jitu Berburu Promo Merdeka 17 Agustus, Simak Tipsnya Agar Kantong Tidak Jebol

Untuk mendukung proyek strategis ini, SIG memasok semen UltraPro yang memiliki kekuatan optimal demi menjamin ketahanan konstruksi dalam jangka panjang.

”Tol Semarang–Demak akan menjadi urat nadi perekonomian daerah seiring meningkatnya kelancaran mobilitas masyarakat dan distribusi logistik, terbukanya akses ke sentra-sentra produksi lokal dan pariwisata, serta terselesaikannya persoalan banjir rob."

Halaman:

Tags

Terkini