Keduanya juga menangani jalan tol non-Jasa Marga, sehingga mampu mempertahankan posisi dominan di industri pengoperasian jalan tol.
Baca Juga: PLN EPI dan BNI Perkuat Ekosistem Biomassa Lewat Transformasi Pengadaan dan Solusi Pembiayaan
Di lini bisnis prospektif, anak usaha PT Jasamarga Related Business (JMRB) menghadirkan inovasi melalui pembangunan Travoy Hub tahap 2 dan 3.
Kawasan terpadu yang mengintegrasikan hub transportasi umum, rumah sakit, dan area komersial ini telah mencapai progres 98,3% dan ditargetkan rampung pada akhir 2025.
“Seluruh pencapaian dan upaya peningkatan kinerja Perseroan di tengah semakin banyaknya proyek jalan tol baru yang telah selesai serta mulai beroperasi, Jasa Marga tetap mampu menjaga kesimbangan antara kapasitas keuangan dan kesehatan finansial Perseroan tercermin dari stabilitas rasio keuangan yang baik pada Semester I 2025.
Baca Juga: Tidak Hanya Satu Jenis, Sate Madura Ternyata Beragam, Kebanyakan Belum Populer di Daerah Lain
"Hal ini menunjukkan Perseroan selalu berkomitmen dalam menjaga keberlangsungan bisnisnya,” tutup Rivan.
Komitmen pelayanan optimal juga ditunjukkan lewat pengembangan Intelligent Transport System (ITS) yang mengintegrasikan layanan lalu lintas dengan super-app Jasamarga Integrated Digitalmap (JID).
Aplikasi ini didukung lebih dari 3.000 CCTV, smart camera, dan Incident Management System yang terkoneksi dengan Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC) dan dapat diakses publik melalui aplikasi Travoy.
Baca Juga: 4 Tahun Holding Ultra Mikro, PNM Hadirkan Perubahan Nyata untuk Jutaan Perempuan Indonesia
Upaya tersebut berbuah hasil positif. Jasa Marga mencatat Indeks Kepuasan Pelanggan 2024 sebesar 5,04 dari skala 6 (kategori “puas”).
Selain itu, JMTC berhasil meraih peringkat 1 dengan predikat “Exceptional” pada CCSEI 2024 untuk kategori call center public service.
Di bidang Human Capital, Jasa Marga mencatat capaian di atas target Key Performance Indicators (KPI).
Jumlah perwakilan perempuan dalam Nominated Talent mencapai 47,3% (target KPI 39%), sementara generasi milenial mencapai 78,9% (target KPI 50%).