rilis-bumn

Indofarma Fokus pada Efisiensi dan Dukungan Pemegang Saham untuk Perkuat Ketahanan Kesehatan Nasional

Jumat, 19 September 2025 | 12:00 WIB
Ilustrasi -Indofarma jalankan restrukturisasi dengan efisiensi biaya dan dukungan pemegang saham untuk perkuat kinerja, keberlanjutan usaha, serta ketahanan kesehatan nasional. (indofarma.id)

Kabar BUMN – PT Indofarma Tbk tengah menjalankan langkah pemulihan dengan melaksanakan restrukturisasi perusahaan.

Rencana restrukturisasi ini merupakan bagian dari Strategi Penyehatan Perusahaan yang dilakukan melalui restrukturisasi keuangan, reorientasi bisnis.

Sekaligus tindak lanjut atas perjanjian perdamaian (homologasi) dalam proses Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU), sesuai Putusan Perdamaian Nomor 74/PDT.SUS-PKPU/2024/PN.NIAGA.JKT.PST tanggal 15 Agustus 2024.

Baca Juga: Uji Ketangguhan Organisasi Hadapi Situasi Krisis, PLN EPI Gelar Simulasi Business Continuity Plan

Salah satu kewajiban hukum pasca putusan tersebut adalah melakukan efisiensi biaya operasional.

Sebagai kelanjutan dari hal itu, Indofarma telah memperoleh fasilitas pinjaman dari pemegang saham yang akan difokuskan untuk mendukung pelaksanaan strategi penyehatan perusahaan.

Direktur Utama Indofarma, Sahat Sihombing, menekankan bahwa aksi korporasi ini menjadi fondasi penting dalam memperkuat kesinambungan bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan di masa depan.

Baca Juga: PT Timah Bangun Rumah Layak untuk Dukung Program Nasional 3 Juta Rumah

“Kami menyadari pelaksanaan kewajiban hukum pasca homologasi bukan hal yang mudah, namun Indofarma berkomitmen penuh untuk menjalankannya."

"Dengan efisiensi biaya dan peningkatan produktivitas, kami optimistis dapat memperbaiki kinerja keuangan sekaligus menjaga keberlangsungan usaha,” ujar Sahat.

Indofarma memastikan bahwa proses restrukturisasi tidak berdampak pada kegiatan operasional maupun produksi. Semua lini bisnis tetap berjalan normal, termasuk pemenuhan kebutuhan pasar, kegiatan produksi, serta distribusi produk kesehatan.

Baca Juga: Gang-gang Sempit di Jakarta yang Sudah Lama Terkenal Sebagai Surganya Kuliner

Lebih jauh, Sahat menegaskan bahwa restrukturisasi ini bukan hanya tentang pemulihan finansial, tetapi juga sebagai langkah untuk memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, baik itu Kementerian Kesehatan, pelanggan, mitra toll manufacturing, karyawan, hingga pemegang saham.

“Dengan dukungan pelanggan, karyawan, pemasok, dan pemegang saham, Indofarma menegaskan komitmen menjaga kepercayaan publik dan investor, serta memastikan kontribusi kami bagi pertumbuhan sektor kesehatan nasional,” tambahnya.

Halaman:

Tags

Terkini