Dengan demikian, pemborosan dapat ditekan, kebutuhan tanaman lebih presisi, dan produktivitas lahan semakin optimal.
Baca Juga: Kuliner Khas Pulau Samosir, Andalkan Rempah, Terutama Andaliman Juga
“Dengan data, kami bisa memprediksi kebutuhan tanaman, mengurangi pemborosan, dan akhirnya meningkatkan produktivitas,” jelas Gusmar.
Ia juga menekankan bahwa peningkatan kapasitas dan kemampuan karyawan menjadi faktor kunci dalam mendukung program pemerintah mewujudkan kedaulatan pangan dan energi nasional.
“Regional III ditunjuk sebagai proyek percontohan untuk target 7 ton CPO per hektare.
"Ini bukan hanya angka, tetapi bukti komitmen kami dalam menerapkan praktik perkebunan yang modern dan berkelanjutan,” tutupnya.***