rilis-bumn

Krakatau Steel Perkuat Sinergi Hilirisasi untuk Dorong Kemandirian Industri Baja Nasional

Kamis, 16 Oktober 2025 | 10:30 WIB
Krakatau Steel memperkuat sinergi hilirisasi baja nasional dengan dukungan pemerintah dan DPR RI untuk wujudkan kemandirian industri berkelanjutan. (Dok. Krakatau Steel )

Kabar BUMN - PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group menyambut baik kerja sama antara POSCO Holdings dan Tsingshan Group yang membangun fasilitas produksi stainless steel di Morowali.

Langkah ini dianggap sebagai momentum strategis bagi Indonesia untuk memperkuat arah hilirisasi nasional.

Bagi Krakatau Steel, kolaborasi tersebut menjadi tonggak penting untuk memastikan proses hilirisasi tidak berhenti pada tahap smelter, tetapi terus berlanjut hingga mencapai manufaktur yang berdaulat.

Baca Juga: Bio Farma Kembali Ukir Prestasi, Raih Primaniyarta Lifetime Achievement sebagai Pengakuan Kontribusi Global

Pengamat industri baja dan pertambangan, Widodo Setiadharmaji, menilai hilirisasi nikel telah memberikan dampak positif besar bagi industri nasional.

Namun, menurutnya, masih ada ruang penyempurnaan agar arsitektur industri nasional menjadi lebih berkelanjutan dan komprehensif.

Meski ekspansi investasi meningkatkan kapasitas produksi serta memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global, nilai tambahnya belum sepenuhnya terserap di dalam negeri.

Baca Juga: Menikmati Suasana Asri di Taman Cattleya, Ruang Hijau Favorit Warga Jakarta Barat

“Penguatan peran negara menjadi penting agar hilirisasi tidak berhenti pada peningkatan volume produksi."

"Melainkan berkembang menjadi sarana membangun kapabilitas industri nasional secara berkelanjutan,” ujar Widodo.

Direktur Utama PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, Akbar Djohan, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendorong percepatan hilirisasi dan menjadikan Krakatau Steel sebagai industri strategis nasional.

Baca Juga: Telkom Akses Perkuat Sistem Kerja dengan Integrasi AI di Berbagai Lini Bisnis

Menjaga Kedaulatan Industri Melalui Kebijakan Adaptif

Widodo Setiadharmaji menekankan perlunya kebijakan kuota impor yang adaptif untuk melindungi industri dalam negeri.

Halaman:

Tags

Terkini