Selain itu, pembangunan Hyperscale Data Center (HDC) di Batam dan ekspansi HDC Cikarang Campus 2 tengah berjalan guna menambah kapasitas domestik.
Dalam hal keberlanjutan, NeutraDC menerapkan teknologi pendingin berbasis air (water-based cooling) dan memanfaatkan energi ramah lingkungan untuk efisiensi operasional.
Telkom juga mengalokasikan belanja modal Rp15,4 triliun (14,1% dari pendapatan) untuk memperkuat infrastruktur digital dan mendukung pengembangan cloud computing, AI, serta layanan digital lainnya.
Sebagai bagian dari komitmen Environmental, Social, and Governance (ESG), Telkom meraih sertifikasi ISO 14001:2015 dan ISO 45001:2018 dari British Standards Institution (BSI) pada Agustus 2025.
Baca Juga: Jasa Marga Pertahankan Tren Positif, Laba Inti Naik 5,02% di Kuartal III 2025
Sertifikasi ini menegaskan keseriusan Telkom dalam meningkatkan efisiensi energi, pengelolaan limbah, dan keselamatan kerja yang berkelanjutan.
Dengan langkah transformasi yang konsisten, Telkom semakin mengukuhkan diri sebagai digital telco dan enabler ekosistem digital nasional.
Inovasi yang dijalankan tidak hanya memperkuat kedaulatan digital Indonesia, tetapi juga membuka jalan bagi ekspansi bisnis data center dan AI di Asia Tenggara.
Komitmen Telkom untuk terus berinovasi menjadi bagian nyata dari dukungannya terhadap misi Asta Cita Pemerintah dalam membangun ketahanan digital nasional dan mewujudkan kemandirian teknologi bangsa di era ekonomi digital masa depan.***