rilis-bumn

Strategi Telkom Perkuat Transformasi Korporasi, Fokus Menuju Strategic Holding dan Penataan Portofolio Bisnis

Sabtu, 1 November 2025 | 19:00 WIB
Direktur Legal & Compliance Telkom Andy Kelana saat memberikan paparan pada acara “Forum Group Discussion: Streamlining Anak Usaha untuk Agility & Optimalisasi Bisnis Telkom”, Jumat (31/10) di Bandung (Dok. Telkom)

Sementara itu, Dr. Hendro Dewanto, Jaksa Agung Muda Pembinaan, menilai bahwa sinergi antara Telkom, Danantara, BPKP, BP BUMN, Kejaksaan, dan auditor publik dapat menciptakan model tata kelola BUMN terbaik (best practice) di Indonesia.

Ia menekankan, “Keberhasilan restrukturisasi Telkom akan bermuara pada dua hal, yakni peningkatan nilai Telkom sebagai perusahaan (sehat dari beban masa lalu, lincah meraih peluang baru) dan terjaganya amanat publik (tidak ada kerugian negara tersembunyi, tidak ada pelaku kejahatan yang lolos).”

Baca Juga: PT Produksi Film Negara Buka Lowongan Magang BUMN Bidang Desain Grafis, Penempatan Jakarta Timur

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Legal & Compliance Telkom, Andy Kelana, menegaskan pentingnya penguatan strategi dan kepatuhan dalam setiap keputusan bisnis.

“Agar inisiatif ini dapat memberikan dampak positif bagi Telkom, kami juga menekankan pentingnya penguatan strategi serta pemahaman mendalam terhadap aspek kepatuhan.

"Dengan demikian, setiap keputusan strategis diambil secara prudent dengan melibatkan pertimbangan dan masukan dari berbagai pemangku kepentingan,” ujar Andy.

Baca Juga: Babak Baru Industri Pertahanan, PT Pindad dan FN Herstal Resmikan Kerja Sama Baru untuk Pengembangan Senjata Modern

Ia menambahkan, “Sejalan dengan itu, Telkom berkomitmen untuk memastikan setiap proses streamlining dilakukan secara akuntabel, transparan, selaras dengan prinsip GRC serta berkoordinasi erat dengan Kejaksaan Agung, BPKP, Danantara, dan Badan Pengaturan BUMN untuk menjamin kepatuhan hukum dan mendukung transformasi menuju korporasi yang lebih gesit, efisien, dan berkelanjutan.

"Oleh karena itu, kami mengapresiasi seluruh pemangku kepentingan atas masukan yang telah diberikan untuk mendukung inisiatif ini.”

Telkom menegaskan bahwa proses streamlining akan dijalankan secara hati-hati, transparan, dan sesuai prinsip tata kelola yang baik.

Baca Juga: Panen Raya Padi Organik “Dewi Sri Sadana”, Harmoni Alam dan Budaya di Stasiun Jambu

Perusahaan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi, auditor, hingga aparat penegak hukum untuk memastikan seluruh langkah yang diambil berada dalam koridor hukum yang benar.

Melalui inisiatif besar ini, TelkomGroup menegaskan dukungannya terhadap upaya pemerintah dalam menciptakan nilai tambah bagi perekonomian nasional serta memperkuat peran Telkom sebagai pilar utama transformasi digital Indonesia yang efisien, adaptif, dan berkelanjutan.***

Halaman:

Tags

Terkini