rilis-bumn

Operasional PTBG Sei Rokan Dimulai, PTPN IV Regional III Melesatkan Pemanfaatan EBT Sawit

Sabtu, 15 November 2025 | 09:30 WIB
Satu unit PTBG baru resmi aktif di Sei Rokan.

Kabar BUMN - PTPN IV Regional III, entitas di bawah Subholding PalmCo, terus menunjukkan progres signifikan dalam pemanfaatanPalm Oil Mill Effluent (POME) sebagai sumber energi baru terbarukan di Riau.

Setelah berhasil mengoperasikan lima Pembangkit Tenaga Biogas (PTBg), perusahaan kembali memperluas kapasitas energi hijau yang dihasilkan.

Satu unit instalasi PTBg tambahan di kompleks Pabrik Kelapa Sawit Sei Rokan, Kabupaten Rokan Hulu, kini resmi beroperasi dan memperkuat langkah transformasi energi bersih.

Baca Juga: Update Tarif DAMRI dari Pelabuhan Ajibata ke Kualanamu, Silangit, dan Kabanjahe

Region Head PTPN IV Regional III Ahmad Gusmar Harahap dalam keterangan tertulisnya di Pekanbaru, Jumat (14/11/2025) mengatakan instalasi PTBg yang mengolah limbah cair sawit atau POME tersebut resmi beroperasi pada awal November 2025 kemarin.

"Alhamdulillah. Satu lagi unit instalasi PTBg Co-firing di PKS Sei Rokan resmi beroperasi," kata Gusmar.

Ia mengatakan PTBg tersebut beroperasi berdampingan dengan salah satu pabrik sawit terbesar di bawah naungan PTPN IV Regional III, PKS Sei Rokan, yang memiliki kapasitas produksi hingga 60 ton perjam.

Baca Juga: PT TIMAH Tbk Bantu Peralatan Tangkap, Nelayan KUB Karya Bersatu Kian Produktif

Sebelumnya, PTPN IV Regional III telah mengoperasikan lima unit pembangkit tenaga biogas.

Tiga diantaranya dimanfaatkan sebagai co-firing, atau mengolah limbah sawit menjadi sumber energi bagi operasional pabrik, terdiri d ari PTBg Sei Pagar, PTBg Lubuk Dalam, dan PTBg Tapung.

Selanjutnya, dua unit PTBg lainnya dimanfaatkan menjadi penghasil tenaga listrik, yakni PLTBg Terantam dan PLTBg Tandun.

Baca Juga: Traveling di Palembang ala Warlok: Tiga Lokasi Seru untuk Disambangi

“Kami menyebutnya energi dari sawit untuk sawit. Energi bersih ini digunakan untuk operasional pabrik, jadi semua terintegrasi dan efisien,” tutur pria berkacamata tersebut.

Limbah cair sawit (POME) mengandung bahan organik tinggi yang dapat menghasilkan gas metana, gas rumah kaca yang 25 kali lebih kuat dari karbon dioksida.

Halaman:

Tags

Terkini