rilis-bumn

Pertamina EP Donggi Matindok Field Bekali BUMDes Nonong dengan Pelatihan Prosedur Ekspor Produk Turunan Kelapa

Kamis, 27 November 2025 | 16:00 WIB
Pertamina EP Donggi Matindok gelar Pelatihan Prosedur Ekspor dan Akses Pasar Cocopeat dan Cocofiber bagi BUMDes Nonong. (Dok. Pertamina EP Donggi Matindok)

Kabar BUMN - PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (PEP DMF) kembali mempertegas perannya dalam mendorong kemandirian ekonomi desa melalui penyelenggaraan Pelatihan Prosedur Ekspor dan Akses Pasar Cocopeat dan Cocofiber bagi BUMDes Nonong di Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai.

Program pemberdayaan tersebut berlangsung selama dua hari pada 18–19 November 2025 dan menghadirkan narasumber dari UKM Eksporter Indonesia: Founder Dewi Harlas dan Co-Founder Tuhu Eko.

Selama pelatihan intensif, peserta mendapatkan materi komprehensif mencakup prosedur ekspor, potensi pasar global, pemenuhan legalitas, strategi pemasaran, hingga standar kualitas cocopeat dan cocofiber yang diminati oleh buyer internasional.

Baca Juga: Healing Adem di Setu Tamansari Bogor: Danau Cantik & Suasana Pegunungan

Pemerintah Desa Nonong turut memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Kepala Desa Nonong, Samudin S. Masagala, menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai langkah pembuka peluang pasar yang jauh lebih luas untuk masyarakat desa.

“BUMDes Nonong memiliki potensi besar dalam pengolahan cocopeat dan cocofiber.

Baca Juga: Pertamina Group Siaga Penuh untuk Mendukung Kenyamanan Natal dan Tahun Baru

"Melalui pelatihan ini, kami berharap BUMDes memahami langkah menuju ekspor dan mampu meningkatkan nilai ekonomi desa.

"Terima kasih kepada Pertamina EP Donggi Matindok Field atas pendampingan dan komitmennya memajukan usaha desa kami,” ujar Samudin.

Ia menambahkan bahwa peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu mendorong terciptanya produk berdaya saing global dari BUMDes setempat.

Baca Juga: Persiapkan Diri Sejak Sekarang, Ini 4 Event Maraton Paling Besar dan Bergengsi di Indonesia

Dukungan serupa juga disampaikan Manager Donggi Matindok Field, Ridwan Kiay Demak.

Ia menilai bahwa program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat tumbuhnya usaha lokal berbasis sumber daya daerah.

Halaman:

Tags

Terkini